40 Pengurus Foraka Digembleng, Perisapan Naik Level KLA

Pembina Forum Anak Provinsi Kepri, Nasrun menyampaikan materi kepada 40 anggota Foraka, di Gedung LPK Bunda Kelurahan Sungai Lakam Barat Kecamatan Karimun, Jumat (29/11)

BATAMCLICK.COM: 40 pelajar yang tergabung didalam Forum Anak Karimun (Foraka) di gembleng, mereka dipersiapkan untuk menyuarakan hak-hak anak di Kabupaten Karimun, dalam kegiatan penguatan kapasitas anggota Foraka, di Gedung LPK Bunda Kelurahan Sungai Lakam Barat Kecamatan Karimun, Jumat (29/11).

Pembina Forum Anak Provinsi Kepri, Nasrun menjelaskan, tujuan dari penguatan kapasitas anggota Foraka tersebut, untuk mendukung Kota Layak Anak (KLA) di Kabupaten Karimun.


BACA JUGA:

“Anak-anak ini adalah motor penggerak forum anak di Kabupaten Kairmun, jadi harus punya skil atau punya keterampilan khusus dalam mengembangkan Foraka ini,” jelas Nasrun.

Dikatakan Nasrun, anak-anak memiliki empat hak dasar, pertama hak hidup, hak tumbuh kembang, perlindungan dan partisipasi.

“Nah hak partisipasi ini adalah hak anak untuk menyampaikan aspirasi, ini terkait dengan kemampuan anak bagaimana dia berbicara. Jadi dari sekarang kita latih penguatan mereka, kapasitas mereka untuk berbicara didepan umum, memfasilitasi kegiatan, komunikasinya harus baik, bisa berjejaring atau bekerjasama dan bermitra dalam melakukan kegiatan, itu yang kita lakukan hari ini,” terangnya.

Pada sore hari, memasuki materi terakhir adalah tentang peran mereka sebagai pelopor dan pelapor. Pelopor kaitannya bagaimana mereka akan menjadi pelopor dalam lingkungan, berinternet sehat, memeberantas pernikahan anak.

Intinya lanjut Nasrun, bahwa kegiatan tersebut akan mendukung gerakan tahun 2020 nanti, menuju KLA naik tingkat dari pratama menjadi madya. Sehingga mereka digembleng terlebih dahulu, dengan melihat poin-poin apa yang masih perlu dibenahi. Dengan harapan agar Kabupaten Karimun bisa naik level tahun depan.

“Cukup banyak indikator kegiatan Foraka yang menunjang KLA. Jadi kalau forum anaknya tidak didukung oleh pemeirntah, jangan pernah pemerintah berharap mau naik level KLA,” ujar Nasrun.

Sementara, Kasi Pemenuhan Hak Anak Dinas Pengendalian Penduduk, KB PPPA Kabupaten Karimun, Winda Lusiana mengatakan, kegiatan tersebut digelar hanya satu hari dan diikuti 40 pelajar yang tergabung didalam Foraka.

“Ada 60 orang anak yang di SK kan didalam Foraka, dan hari ini yang ikut hanya 40 orang. Mereka dibina dan diberikan pembekalan dalam tujuan pengembangan KLA,” ujar Winda.(gan)