Bupati Pasaman Barat Menyambut Kedatangan Tim Verifikasi Penataan Nagari Provinsi Sumatera Barat

BATAMCLICK.COM, PASBAR- Kabupaten Pasaman Barat, kedatangan dari Tim Verifikasi Penataan Nagari Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), disambut langsung oleh Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, bertempat di Ruang Kerjanya, Selasa, 15 Oktober 2019.

Tim Verifikasi Penataan Nagari dipimpin oleh Kabag Pemerintahan Umum Biro Pemerintahan Provinsi Sumbar, Dra.Tenni Luisa Luddin.

BACA JUGA : 

Kedatangan Tim Verifikasi Penataan Nagari menjadi tolak ukur realisasi pemekaran nagari di Bumi Tuah Basamo yang selama ini selalu menjadi tanda tanya dihadapan masyarakat.

” Ucapan terimakasih atas kunjungan Tim Verifikasi tersebut di Kabupaten Pasbar. Dengan kedatangan Tim Verifikasi dapat dipastikan jalur pemekaran nagari akan terbuka lebar untuk direalisasikan secepatnya,” Ungkap H. Yulianto.

Ia menambahkan, atas nama Pemda Pasbar, ” kami ucapkan selamat datang kepada Tim Verifikasi di Bumi Tuah Basamo, ” Sebuah kebahagiaan terselip kedatangan Bapak dan Ibu, pemekaran nagari adalah salah satu program prioritas Pemda Pasbar. Ini juga termasuk harapan almarhum H. Syahiran saat pernah menjabat sebagai Bupati Pasbar dan akan kami lanjutkan program tersebut sampai terealisasi nantinya.

” Semoga pemekaran nagari di Pasbar dari 19 Nagari induk menjadi 72 nagari persiapan yang diusulkan dapat terealisasi secepatnya, mohon bantuan seluruh stake holder yang terlibat untuk dapat membantu proses pemekaran nagari di Pasbar.” Harap Yulianto di dampingi Asisten Pemerintahan Edy Murdani dan Kabag Pemnag Jon Wilmar.

Adapun Tim Verifikasi Penataan Nagari tersebut terdiri dari : Bappeda, Disdukcapil, Biro Hukum, DPMD Provinsi Sumbar, setelah kegiatan ramah tamah dengan Bupati Pasbar hari pertama melanjutkan kegiatan verifikasi ke wilayah daerah utara Pasbar, antar lain : Muaro kiawai, Rabi Jonggor, Sungai Aur, Ujung Gading, Parit Koto Balingka, Ranah Batahan dan Desa Baru.

Esoknya pada hari kedua akan dilaksanakan verifikasi lapangan untuk nagari arah selatan mulai dari Nagari Aia Gadang sampai nagari-nagari di wilayah kecamatan Kinali.

Setelah kegiatan verifikasi lapangan, tim akan memberikan rekomendasi persetujuan bagi nagari yang memenuhi syarat dan selanjutnya akan disampaikan kepada Kementrian Dalam Negeri untuk klarifikasi oleh Tim Penataan Desa Pusat sebelum diberikan kode desa/nagari.

Kegiatan Verifikasi ini merupakan lanjutan dari proses verifikasi dokumen pemekaran nagari yang telah dilaksanakan sebelumnya pada Tanggal 31 September, hingga 1 Oktober 2019. Di Aula Kantor Gubernur Sumbar.
(Septria Rahmat.A)