Dua Kekuatan Besar Beradu Menuju Kepri Satu (Bukan Soal Nyali tapi Tentang Dukungan)


BATAMCLICK.COM: Pertarungan memperebutkan kursi Gebernur Kepualauan Riau pada tahun 2020 mendatang, tampaknya akan lebih panas dari lima tahun sebelumnya. Pada Pilkada nanti diprediksi dua kekuatan besar, yang sama-sama memiliki pengaruh di tengah-tengah masyarakat Kepri. Adalah kekuatan dari “kubu” merah yakni DR Soerya Respationo SH,M.Hum yang pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Kepri 2010-2015, berhadapan dengan HM Rudi SE,MM yang saat ini menjabat sebagai Walikota Batam dan Kepala BP Batam.

Meski sudah satu priode tidak memegang tongkat komando sebagai pejabat daerah, namaun nama Soeryo Respatino masih tetap berkibar di tengah-tengah masyarakat.


BACA JUGA:

Pria yang dijuluki sebagai Bapak Wong Cilik ini terus berkiprah dan selalu memegang komitmen dalam setiap apa yang telah ia tetapkan. Ia dikenal sebagi good father Kepri.

Sementara itu, Nama HM Rudi juga tak kalah cemerlangnya di Kepri. Mantan polisi yang “nekad” pensiun dini dan terjun ke dunia usaha sebelum akhirnya kepincut politik itu, dikenal sebagai sosok pemimpin yang mendahulukan kepentingan masyarakat.

Rudi dikenal oleh masyarakat Kepri karena trobosannya yang mampu membuat penampilan Batam lebih nyentrik, jalan-jalan ditata rapi, taman dan fasilitas umum dipercantik.

Dua nama bakal calon Gubernur Kepri ini, menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat, hampir disetiap pertemuan, disela-sela senda gurau, di tengah-tengah bual kosong, nama Soerya dan Rudi dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya, menjadi perbincangan.

Kini Soerya Respationo telah resmi mendaftar ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai bakal calon Gubernur Kepri.

Sementar HM Rudi yang kini menjabat Sekretaris DPD Paratai Nasdem, namanya telah direkomendasikan sebagai calon Gubernur Kepri dari partai yang dibidani Surya Paloh tersebut.

Bahkan DPD Partai Nasdem Kepri juga tidak membuka pendaftaran untuk bakal calon dari non kader, yang akan mengisi posisi tersebut.

Lalu siapa yang akan mendampingi kedua “petarung kelas berat ini?” masih belum terlihat jelas.

Soerya dihadapkan dengan nama Isdianto yang kini menjabat sebagai Plt Gubernur Kepri. Dari jauh-jauh hari duet mereka telah muncul di panggung-panggung massa.

Namun, kendati demikian, bukan tidak mungkin ada calon selain Isdianto. Kabar teranyar, kubu Soerya juga mulai mendekati Ansar Ahmad yang kini Anggota DPR RI dari Partai Golkar Dapil Kepri.

Jika hal ini terjadi, maka Duet Soerya-Ansar mengingatkan kita pada pertarungan empat tahun silam, saat pasangan tersebut kalah tipis dengan rivalnya (alm) HM Sani berpasang denga Nurdin Basirun yang kini harus mendekam di sel lantaran “kejebur” dalam proyek reklamasi.

Nah, di kubu HM Rudi, sejumlah nama juga sudah mulai disanding-sandingkan. Salah satu yang senter terdengar yakni Apri Sujadi, Bupati Bintan aktif yang juga Ketua Partai Demokrat Provinsi Kepri.

Namun dua pekan tarakhir ini, nama Apri yang semula digadang-gadangkan sebagai calon pendamping Rudi mulai meredup. Tak terbuka apa penyebabnya, atau mungkin ini sebuah taktik dalam percaturan politik.

Dukungan

Selain menakhodai PDIP Kepri yang akan menjadi kereta kencananya menuju Pilkada 2020, HM Soerya Respationo juga telah mendapat “Bantuan Mesin” dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Kepri.

Ya, partai yang pernah mengantarkan Alm KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gusdur menjadi orang nomor satu di negeri ini. kini menyatakan dukungan penuh kepada Soerya Respationo sebagai Calon Gubernur Kepri.

Dukungan itu diserahkan langsung oleh Ketua Tanfidz DPW Kepri PKB Drs Abdul Basyid Has dan Sekretaris Tanfidz Rocky MB di Kediaman Soerya Komplek Duta Mas, Batamcentre.

Dengan bergabungnya kedua partai ini, sudah sangat cukup untuk mengantarkan pendaftaran Soerya menjadi Colon Gubernur Kepri ke KPU Kepri. Karena syarat 10 persen dari 45 kursi di DPRD Kepri telah terpenuhi.

Sementara itu, di kubu HM Rudi, masih belum ada partai politik lain yang menyatakan mendukung. Secara moril pencalonan Rudi menuju Kepri 1 baru mendapat dukungan dari Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, yang juga pernah menjabat sebagai Komandan Kodim 0316 Batam.

Namun jika Apri Sujadi menjadi pendampingnya, tentu gerbong Demokrat Kepri akan menjadi turbin penggerak kereta kencana Rudi ke KPU Provinsi Kepri.(bos)