Berseteru Dengan Nagoya City Walk, IMB Formosa Residence Dibatalkan PTUN Tanjungpinang

BATAMCLICK.COM, BATAM – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Tanjungpinang mengabulkan seluruh gugatan Penggugat yakni PT Batama Nusa Permai (BNP) atau pengelola Nagoya City Walk terkait Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang dikeluarkan Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Kota Batam (Tergugat) kepada PT Artha Utama Propertindo (AUP) selaku pengelola Apartemen Formosa Residence (Tergugat II intervensi), pada Rabu (18/9).

Dalam amar putusan yang dibacakan Ketua majelis hakim PTUN Tanjung Pinang di Jalan Ir Sutami 3 Sekupang, Ali Anwar menyebutkan, IMB yang dikeluarkan oleh Tergugat BPM-PTSP Kota Batam dibatalkan.

BACA JUGA : 

“Mengadili, menolak eksepsi Tergugat dan Tergugat II intervensi, mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya, menyatakan batal atau tidak sah Surat Keputusan Kepala Badan Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Batam (Sekarang Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Batam) Nomor: KPTS.636/IMB/BPMPTSP-BTM/XI/2016 tentang Izin Mendirikan Bangunan Gedung tanggal 10 November 2016 atas nama Arif Budiman Djamonang berikut lampirannya,” ujar Ali Anwar yang didampingi hakim anggota Debora DR Parapat dan Dien Novita serta Panitera Pengganti Suryadi.

Dalam putusan tersebut juga dijelaskan, mewajibkan Tergugat untuk mencabut Surat Keputusan Kepala BPM-PTSP Kota Batam tersebut, serta menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara yang timbul dalam perkara ini.

Sidang ini dihadiri oleh Kuasa Hukum Penggugat PT BNP Nur Wafiq Warodat, Pengacara Negara atau kuasa hukum Tergugat BPM-PTSP Kota Batam Rose Sembiring dan seorang rekannya, serta kuasa hukum Tergugat PT AUP, Mustari dan Novita Putri Manik.

Usai persidangan, Nur Wafiq Warodat juga menjelaskan, dalam putusan tersebut majelis hakim mempunyai beberapa pertimbangan, yakni, pihak Tergugat BPM-PTSP dalam proses survei dan pemeriksaan lokasi untuk penerbitan IMB Apartemen 36 lantai yang dibangun PT AUP tersebut dinilai tidak cermat dalam mengkaji dan menentukan akses gerbang keluar masuk bangunan dalam IMB yang diterbitkannya berdasarkan persetujuan Andalalin Nomor: 551.11/PHB-D/106/VII/2016 tanggal 29 Juli 2016, dimana akses keluar masuk yang semestinya adalah Jalan Kota dengan ROW 11 meter yang terhubung dengan Jalan Imam Bonjol diubah menjadi menuju Jalan Khusus ROW 25 meter pada Komplek Nagoya City Walk yang dibangun dan dikelola oleh Penggugat serta tidak terhubung dengan Jalan Imam Bonjol.