Di Atas Roro, Tim JNSP Bertemu Tim Sapu Lidi

BATAMCLICK.COM: Tim JNSP bertolak menuju Provinsi Riau melalui Pelabuhan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Telaga Punggur, Kecamatan Nongsa, Batam pada Jumat (13/9/2019) siang sekitar pukul 14.30 WIB. Berlayar dengan Kapal Motor Penumpang (KMP) Lome, tim diperkirakan akan sampai di pelabuhan ASDP Mengkapan, Kabupaten Siak, Provinsi Riau sekitar 19 Jam setelah keberangkatan.

Ketua tim JNSP, Agus Bagjana menuturkan, pihaknya sudah menyusun beberapa agenda ketika nantinya berada di Riau. Termasuk salah satunya adalah ingin melihat bagaimana upaya berbagai pihak di Riau dalam menanggulangi asap kebakaran yang mulai menyelimuti kawasan tersebut.

BACA JUGA : 

Selain itu, tim JNSP juga telah menyusun rencana untuk menyambangi sejumlah lokasi di Riau, diantaranya Candi Muara Takus di Kabupaten Kampar, Taman Budaya di Pekanbaru, dan beberapa spot menarik lain di Riau.

“Pertama kita akan langsung ke Polda Riau dulu, kita akan koordinasi dengan Polda untuk menyampaikan rencana kita selama di Riau nanti,” kata Agus.

Tim JNSP, kata Agus lagi, akan berada di Riau selama sekitar  7 hingga 10 hari, durasi mereka berada di satu provinsi menyesuaikan dengan penyelesaian program-program yang telah disusun.

“Kalau bisa lebih cepat kita selesaikan, kita langsung bergeser ke provinsi selanjutnya, semoga berjalan lancar,” kata Agus lagi.

Nia Novianti, satu-satunya wanita yang tergabung dalam tim JNSP ini, menuturkan cukup menikmati beberapa jam perjalanan dengan KMP Lome ini. Dia juga mengaku senang dengan dorongan yang diberikan oleh penumpang lain di kapal ini yang mengetahui niat tim JNSP untuk menyambangi 34 provinsi di Indonesia.

Dorongan tersebut dianggapnya sebagai amunisi untuk menjalani perjalanan panjang yang akan dilalui selama sekitar delapan bulan ke depan. Meskipun dirinya menjadi satu-satunya wanita dalam tim ini, Nia mengaku tidak khawatir.

“Kita punya misi yang sama, Insya Allah kita saling menjaga,” tutur wanita asal Kabupaten Karimun, Kepri ini.

Di KMP Lome ini, JNSP tidak sendiri, ada juga komunitas Vespa asal Batam yang akan bertolak ke Pekanbaru, Riau. Mereka akan menghadiri acara Kumpul Bareng Sekuter se-Sumatera (KBSS) pada 14 dan 15 September ini.

Acara ini, kata Wak Azam, salah satu anggota komunitas vespa Sialang Basi Batam, akan dihadiri oleh anak-anak vespa dari berbagai daerah di Sumatera. Nantinya mereka akan berkumpul dan berkeliling Pekanbaru.

Pada prosesnya, Wak Azam menjelaskan lagi, kegiatan yang mereka lakukan itu tidak hanya sekedar berkumpul dan menjalin keakraban saja, lebih dari itu mereka juga belajar bagaimana budaya di masyarakat, melakukan kegiatan sosial, dan sebagainya.

Ada hal unik dalam setiap pelaksanaa KBSS ink, ternyata acara formal dilakukan pada hari terakhir kegiatan, biasanya di banyak kegiatan acara formal dilaksanakan di hari pertama. Hal itu terjadi, karena peserta yang datang dari berbagai daerah di Sumatera ini biasanya datang dengan menggunakan vespa dari daerah asal mereka, sehingga di hari pertama tersebut menjadi waktu awal kedatangan para peserta. Saat itu biasanya dimanfaatkan untuk bersantai setelah menjalani perjalanan panjang.

Di acara bebas tersebut kebanyakan berisi interaksi yang sifatnya silaturahmi antara sesama peserta dari berbagai daerah.

Pada pelaksanaan KBSS yang dilaksanakan di Aceh pada 2018 lalu, kata Bojes, anak vespa lain yang ikut bergabung dalam obrolan, dihadiri setidaknya sekitar 3.000 peserta. Jumlah itu diyakini akan jauh lebih banyak karena posisi Pekanbaru berada di tengah-tengah Sumatera.

Secara teknis, Bojes mengaku belum mengetahui secara pasti apa saja agenda KBSS di Pekanbaru nanti. Akan tetapi ia meyakini acara pengenalan budaya lokal tempat KBSS dilaksanakan selalu ada.

“Biasanya agenda budaya itu diisi oleh masyarakat lokal,” kata Bojes.

Lebih jauh, Bojes menuturkan kalau komunitas vespa ini diisi oleh orang-orang dari berbagai latar belakang, termasuk di dalamnya ada unsur TNI dan Polri. Orang-orang dari berbagai latar belakang tersebut, membuat komunitas ini memberi banyak pelajaran baru bagi dirinya.

Dari obrolan tersebut, Bojes menyarankan agar tim JNSP singgah dan melihat langsung kegiatan ini. Ia meyakini akan ada topik yang sesuai dengan misi JNSP. Salah satunya adalah adanya kerja sama antara pengendara vespa dengan unsur TNI dan Polri yang tergabung dalam tim Sapu Lidi.(jnsp)