Polda Kepri Diminta Usut Tuntas Dalang Keberadaan Lokaslisasi Villa Kapling, DPRD Karimun Akui Kecolongan

Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Karimun, Nyimas Novi Ujiani

BATAMCLICK.COM: Penggerebekan terhadap sebuah rumah di Villa Kapling Kelurahan Kapling Kecamatan Tebing, dinilai merupakan sebuah tamparan keras bagi Kabupaten Karimun dan mencoreng nama baik bumi berazam soal keberadaan prostitusi di lokasi tersebut.

Hal itu disampaikan Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun, Nyimas Novi Ujiani.

BACA JUGA : 

Dia menyebutkan, azam yang dimiliki Kabupaten Karimun seolah hilang ketika didapati adanya lokalisasi yang tak jauh dari pusat kota itu. Sehingga diminta dengan tegas kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas siapa dalang atau aktor dibalik keberadaan prostitusi Villa Kapling.

“Apa lagi para pekerja seks kompersial (PSK) ternyata masih gadis belia. Saya sangat merasa kecolongan. Untuk itu ditegaskan agar kasus ini diusut tuntas siapa otak pelakunya. Ini tentu ada orang yang menggerakkan dan menjalankanya. Cari sampai keakar rumput siapa dalangnya. Agar jangan sampai ini terulang kembali,” tegas Nyimas Novi, Sabtu (8/9).

Lanjut Nyimas Novi, suatu hal diluar dari dugaan kita bahwa masih ada hal yang seperti ini, bisnis prostitusi bahkan terorganisasir secara online di Kabupaten yang punya empat azam.

“Ini sudah mencoreng nama baik Kabupaten Karimun, kaitannya ya salah satu poin dari empat azam itu, adalah azam iman dan takwa. Dirusak oleh keberadaan prosetitusi ini,” katanya.

Nyimas Novi meminta, agar pemerintah Kabupaten Karimun bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan seluruh stakeholder, untuk dapat merapatkan barisan sehingga mampu menangkal agar tidak ada lagi bisnis esek-esek di Kabupaten Karimun.

Seperti diketahui, Polda Kepri mengamankan 26 PSK di sebuah rumah nomor 48 A di Villa Kapling Kelurahan Kapling Kecamatan Tebing, pada Jumat kemarin (6/9). Keseluruh wanita yang ditemukan digelandang ke Mapolda Kepri beserta seorang pria, yang diduga berkaitan dengan pengelolaan prostitusi terselubung itu.(gan)