MK Ketok Palu. Suara Nyanyang Haris menjadi 7.521 suara dan Asnah 7.519 suara


BATAMCLICK.COM, Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK)mengabulkan sebagian permohonan perkara untuk sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pileg 2019 yang diajukan Partai Gerindra. Gugatan ini terkait perselisihan suara antarcalon anggota Partai Gerindra di DPRD dapil Kepulauan Riau IV.

“Menolak eksepsi termohon dan pihak terkait untuk seluruhnya. Mengabulkan permohonan pemohon sebagian sepanjang DPRD dapil Kepulauan Riau IV,” ujar hakim ketua Anwar Usman saat membacakan amar putusan PHPU dalam sidang di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (6/8/2019).


BACA JUGA:

“Dalil pemohon berkurang 1 suara, dan penambahan suara 4 suara di TPS 87 terbukti. Pengurangan pemohon 10 suara di TPS 42 meski tidak secara eksplisit disebutkan permohonan pemohon, akan tetapi menjadi fakta persidangan yang tidak terbantahkan,” sambungnya.

Manahan mengatakan hal ini juga sesuai dengan bukti dan keterangan saksi yang diberikan pada saat sidang pemeriksaan. Hal ini membuat perolehan suara yang benar untuk Nyanyang sebanyak 7.521 suara.

“Hal itu berkesesuaian keterangan saksi pemohon Hamdani, dan keterangan termohon serta alat bukti surat tulisan diajukan pemohon DAA1 dan C1 sehingga perolehan suara yang benar 7.521 suara dan Asnah 7.519 suara dalil pemohon untuk sebagian,” kata Manahan. (*)

Sumber : detik.com