Bupati Karimun Aunur Rafiq bersama Dansatgas TMMD 105, Dandim 0317 Tanjungbalai Karimun Letkol Arm Rizal Analdie meninjau kegiatan semenisasi dari program TMMD di Desa Pongkar Kecamatan Tebing, Kamis (11/7)
Bupati Karimun Aunur Rafiq bersama Dansatgas TMMD 105, Dandim 0317 Tanjungbalai Karimun Letkol Arm Rizal Analdie meninjau kegiatan semenisasi dari program TMMD di Desa Pongkar Kecamatan Tebing, Kamis (11/7)

BATAMCLICK.COM: Sebanyak dua proyek fisik skala besar dibangun personil TNI, dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105, yang dilaksanakan di Desa Pongkar Kecamatan Tebing.

Dua proyek fisik yang dimaksud antara lain semenisasi jalan desa sejauh 710,7 meter, ditambah pembangunan gorong-gorong. Serta pembukaan jalan sejauh 120 meter, dan pembangunan jembatan serta tiga unit gorong-gorong.

Komandaan Satgas TMMD 105 dalam hal ini Dandim 0317 Letkol Arm Rizal Analdie mengatakan, ada 16 kegiatan sasaran non fisik, mulai dari penyuluhan bahaya narkoba, pelayanan kesehatan, penyuluhan radikalisme, pelatihan pertanian. Yang memperkenalkan petani dalam formula baru cara berkebun dan beternak, sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Anggaran dari TMMD ini bersumber dari hibah Pemkab Karimun. Yang kegiatannya direncanakan akan berakhir pada 8 Agustus mendatang,” ucap Rizal.

Dikatakan, dipilihnya Desa Pongkar Kecamatan Tebing sebagai lokasi TMMD tahun ini, adalah sesuai petunjuk dan arahan sehingga Desa Pongkar menjadi sasaran kegiatan tahunan tersebut.

“Kita melihat dari aspirasai masyarakt. Kemudian di Desa Pongkar ini ada yang tidak bisa di akomodir oleh rencana pembangunan daerah. Sementara dilihat dari urgensinya sangat penting,” katanya.

Kegiatan tersebut melibatkan 150 personil dari satgas, 110 diantaranya dari Kompi 136, kemudian personil dari 40 Lanal Tanjungbalai Karimun, Polres Karimun dan Angkatan Udara Tanjungpinang. Disamping itu pula bekerjasama dengan beberapa instansi dan OPD dalam kegiatan non fisik. Seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Periwisata Seni dan Budaya (Disparbud) Kejari Karimun dan beberapa dinas lainnya yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Sementara, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, sampai saat ini TMMD masih relevan untuk dilaksanakan. Tentunya dalam hal ini Pemda Karimun memebrikan apresiasai atas kegiatan yang sudah dimulai sejak tahun 1980.

Kata Rafiq, inti dari kegiatan TMMD tersebutr adalah semakin memanunggalkan antara masyarakat, rakyat dengan TNI serta dengan lembaga instansi yang ada. Disamping itu makin mempercepat dan mempermudah program yang ada melaui kegiatan yang lakukan, dengan penganggaran dari bantuan hibah dan swakelola.

“Kita kibahkan dari APBD Kabupaten Karimun tahun 2019, sebesar Rp1,6 Miliar untuk kegiatan TMMD ini. Peruntukannya sebagaimana yang disampaikan Dansatgas dalam hal ini Dandim 0317,” kata Rafiq.

Dalam kegiatan tersebut turut serta dilaksanakan pengobatan gratis, cek kesehatan, sunatan massal, penyerahan bantuan sembako dan banyak lagi.(gan)