Ketua KPU Kabupaten Karimun, Eko Purwandoko mengecek logistik berupa kotak suara untuk kebutuhan Pemilu 2019, pada Pilkada 2020 mendatang KPU Karimun usulkan Rp20 M ke Pemkab Karimun
Ketua KPU Kabupaten Karimun, Eko Purwandoko mengecek logistik berupa kotak suara untuk kebutuhan Pemilu 2019, pada Pilkada 2020 mendatang KPU Karimun usulkan Rp20 M ke Pemkab Karimun

BATAMCLICK.COM: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun mengusulkan anggaran untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kepada Pemkab Karimun sebesar Rp20 Miliar lebih. Yang tahapannya sudah akan dimulai pada akhir tahun 2019.

Angka Rp20 Miliar lebih tersebut terbilang cukup besar, jika dibanding dengan usulan  KPU Kabupaten Karimun pada Pilkada Kabupaten Karimun periode 2016 lalu, yang hanya mencapai belasan miliar saja.

Ketua KPU Kabupaten Karimun, Eko Purwandoko menjelaskan, besaranya dana kebutuhan  Pilkada periode ini dinilai lantaran usulan yang disampaikan adalah pasangan calon  dalam jumlah maksimal, yakni enam pasangan calon.

“Hitung-hitungannya 20 persen dari 30 kursi di DPRD Kabupaten Karimun. Dengan demikian ada enam pasangan calon. Lima dari pasangan pengusung partai politik dan satu pasangan perseorangan atau independen, artinya maksimalnya enam pasangan,” jelas Eko, Rabu (10/7).

Dikatakan, jika misalnya KPU hanya mengusulkan anggaran untuk dua pasangan calon namun dikemudian hari ternyata pendaftar melebihi dua pasangan, tentu cukup menyulitkan dalam hal kebutuhan logistik nantinya.

“Misalnya saya usulkan anggarannya untuk dua pasanga, tau-tau nanti ada lima pasang kan jadi susah. Ya kalau anggarannya nanti berlebih kita kembalikan lagi ke daerah. Saya  juga tidak mau beresiko,” ujar Eko.

Angka yang diusulkan tersebut nanti akan dievaluasi lagi oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Apa lagi Pilkada serentak tahun 2020 menggunakan dua anggaran, dari Kabupaten dan dari Provinsi yang juga melakukan Pilkada Provinsi Kepri.

Dengan kata lain, akan ada dana sharing dari KPU Provinsi Kepri, namun masih belum ada petunjuk dana saharing dari Provinsi yang mana saja.

“Alokasi terbesar berada pada kebutuhan logistik, angka-angkanya saya tidak hapal, kalau datanya ada dikantor. Usulan kita baru sampai di TAPD dan belum sampai ke Bupati,” tutup Eko.

Adapun pelaksanaan pencoblosan pada Pilkada Kabupaten Karimun dipastikan akan berlangsung pada 23 September 2020 mendatang.(gan)