Ajukan PK, Yunus Juga Segera Laporkan Hakim PT ke Komisi Yudisial

BATAMCLICK.COM, Batam – M Yunus yang merupakan Caleg dari partai Gerindra mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Pengadilan Negeri Batam atas putusan bersalah yang diterimanya dari Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru. Ia mendatangi pengadilan pada hari Kamis (4/7/2019) siang.

“Dalam memori PK ini kami sudah siapkan beberapa Novum (Bukti Baru) lain. Kami sudah ajukan PK untuk mengejar keadilan. Kami juga mengajukan beberapa bukti baru berupa video yang menyatakan bahwa saya dizalimi oleh Werton Pangabean,” tegas Yunus.

BACA JUGA : 

Yunus juga mengatakan dalam waktu dekat akan melaporkan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru yang memvonisnya 3 bulan kurungan penjara, masa percobaan selama 6 bulan dan denda sebesar Rp 10 juta subsider 1 bulan, ke Komisi Yudisial (KY) dan Badan Pengawas Mahkamah Agung (Bawas).

“Saya merasa ada yang ganjal, pada saat PT Pekanbaru memvonis bersalah, tetapi hakim ketua PT sedang berada di Kota Batam. Ada apa dia kesini, tentunya harus dipertanyakan,” terangnya.

Laporan pengajuan banding PK ini akan dilanjutkan besok Jumat 5 Juli 2019. ” Saya berharap agar hukum yang berjalan ini dapat berlangsung seadil-adilnya, intinya kami pasti akan mengejar keadilan sampai manapun,” ungkapnya.

Sebelumnya, M Yunus caleg dari partai Gerindra dinyatakan tidak bersalah oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam pada, Senin 10 Juni 2019 lalu. M Yunus pun dinyatakan bebas dari tuntutan JPU yang menjatuhkan hukuman penjara 3 bulan dengan masa percobaan 6 bulan dan denda Rp 10 juta, subsider 1 bulan kurungan.

Tetapi tidak berhenti disitu, atas putusan tersebut pun Jaksa Penuntut Umum melakukan banding dan hasil yang didapat tidak sama dengan putusan dari PN Batam. M Yunus dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman kurangan penjara selama 3 bulan serta masa percobaan selama 6 bulan dan denda sebesar Rp 10 juta subsider 1 bulan.(lin)