“Laut Hitam Batam” Ganggu Pariwisata Batam

BATAMCLICK.COM: Limbah minyak yang ada di pantai sangat merugikan citra pariwisata di Kota Batam.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam Ardiwinata, mengatakan, limbah minyak bahkan tidak hanya mencemari Pantai Nongsa saja.

BACA JUGA : 

Tapi juga pantai yang berada di kawasan jembatan Barelang, yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata pantai di Batam.

”Limbah itu merusak keindahan pantai dan merugikan pariwisata Batam, apalagi di daerah Nongsa itu ada DTW (Daerah Tujuan Wisata) yang berpotensi ikut kena imbasnya,” ujar Ardi, Minggu (23/6/2019).

Kata Ardi, solusi atas persoalan yang kerap terjadi saban tahun itu harus segera ditemukan.

Selain mengantisipasi, pihaknya mendukung agar sumber pencemaran limbah dicari dan diproses hukum jika memang menyalahi aturan.

”Proses hukum itu suatu keharusan, karena ini sudah merugikan pariwisata Batam. Kami akan koordinasi dengan instansi lain terkait,” paparnya.

Selain terkait pariwisata, Ardiwinata, juga menyebut berulangnya pencemaran pantai dan laut juga berpotensi merugikan nelayan yang menyandarkan hidupnya dengan melaut dan mencari ikan.

Karena dikhawatirkan, limbah minyak itu akan mematikan ikan.

”Belum lagi aspek kesehatan. Kami dorong agar ada penindakan tegas dari aparat dan akan kita dukung untuk penanganan bersama, termasuk meminta bantuan solusi ke pemerintah pusat,” katanya.(bpos)