proses penghitungan suara di Pasaman Barat usai pencoblosan pada 17 April kemarin
proses penghitungan suara di Pasaman Barat usai pencoblosan pada 17 April kemarin

BATAMCLICK.COM: Tiga Kecamatan di Kabupaten Pasaman Barat terpaksa melakukan pemungutan suara ulang (PSU), dengan jumlah keseluruhan ada sembilan Tempat Pemungutan Suara.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman Barat, Alharis mengatakan, penyebab dilakukannya PSU karena ada pemilih diluar domisili yang menggunakan hak pilih, namun tanpa disertai dengan A5, serte terdapat beberapa pelanggaran lainnya.

“Setelah mendapatkan rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), maka terdapat tiga Kecamatan dengan keseluruhan ada sembilan TPS yang harus melakukan PSU,” ujar Alharis kepada Batamclik.com, Rabu (24/4).

Tiga Kecamatan yang dimaksud antara lain, Kecamatan Pasaman tepatnya di TPS 16 Air Gadang, dan tiga TPS di Nagari Lingkuang Aua yakni TPS 50, TPS 16 serta TPS 31. Kemudian di Kecamatan Ranah Batahan terdapat dua TPS yang berlokasi di Nagari Batahan, yakni 5 dan TPS 31. Terakhir, dua TPS berlokasi di Ujung Gading pada Kecamatan Lembah Melintang, tepatnya di TPS 75 dan TPS 9.

“Sebagaimana rekomendasi dari Bawaslu, maka PSU di 9 TPS ini akan dilakukan secara serentak pada Sabtu besok (27/4),” tambah Alharis.

Seluruh kebutuhan logistik untuk PSU saat ini masih dalam proses yang telah ditindaklanjuti oleh KPU Provinsi Sumbar kepada KPU RI.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pasaman Barat, Emra Patria ketika dikonfirmasi, membenarkan soal pemilihan ulang tiga Kecamatan di Pasaman Barat. Sebagaimana yang disebutkan oleh Ketua KPU Pasaman Barat, Alharis.

“Terdapat beberapa pelanggaran hasil temuan dari Panwas Kecamatan. Sehingga kami tindaklanjuti dan merekomendasikan agar dilakukan PSU,” ucapnya singkat.(sep)