Peristiwa ledakan kapal tanker di PT MOS pada 24 Arpil lalu, satu dari dua orang korban meninggal dunia pada Minggu kemarin (7/7), setelah menjalani perawatan sekitar tiga bulan di RSUD M Sani
Peristiwa ledakan kapal tanker di PT MOS pada 24 Arpil lalu, satu dari dua orang korban meninggal dunia pada Minggu kemarin (7/7), setelah menjalani perawatan sekitar tiga bulan di RSUD M Sani

BATAMCLICK.COM: Dua orang pekerja di PT Multi Ocean Shipyard (MOS) mengalami luka bakar serius, atas peristiwa ledakan kapal di lokasi perusahaan tersebut, Rabu sore (24/4) sekira pukul 17.30 WIB.

Informasi dihimpun, ledakan bersumber dari kapal tanker bernama Success Energy, yang tengah sandar di areal PT MOS. Kapal tersebut rencananya akan dibelah-belah untuk dijadikan scrub.

“Kapal itu lagi dikerjakan dan tau-tau bagian bawah kapal kena percikan api. Sehingga menimbulkan ledakan, di bagian yang meledak itu memang ada tabung gas dan oksigen,” ungkap salah seorang pekerja di PT MOS yang enggan disebutkan namanya, Rabu (24/4).

Ledakan yang ditimbulkan, mengakibatkan dua orang pekerja luka parah, sekujur tubuhnya melepuh. Sehingga langsung dilarikan ke RSUD Muhammad Sani dan Rumah Sakit Bhakti Timah (TSBT) untuk ditangani tim medis.

Sayangnya, identitas dua korban luka ledakan tersebut belum dapat diketahui. Saat ini masih ditangani oleh dim medis.

“Dua orang yang terluka langsung dilarikan ke rumah sakit,” katanya.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian.(gan).