Bukan Dorongan Sang Suami, Alasan Ini Marlin Agustina Rudi Maju Jadi Calon Wakil Gubernur Kepri

BATAMCLICK.COM, BATAM – Calon Wakil Gubernur Kepulauan Riau Marlin Agustina Rudi tadinya tidak menyangka bahwa dirinya diusung partai maju menjadi Wakil Gubernur Kepri mendampingi H Ansar Ahmad Calon Gubernur Kepri.

Dorongan maju menjadi calon wakil gubernur Kepri ternyata bukan dari sang suami H.M Rudi Walikota Kota Batam. Diakui Marlin Agustina Rudi, dirinya didorong dan didukung kuat oleh emak – emak Ibu PKK Se Kota Batam.

Hal ini disampaikan Marlin Agustina Rudi Didepan awak media di King Hotel Batam Sabtu (19/09/2020). Marlin Agustina Rudi mengatakan, Ibu PKK Se Kota Batam mendorong supaya saya maju menjadi wakil gubernur Kepri.

BACA JUGA:   Sikap Kasarnya Viral, Irene Red Velvet Kehilangan Banyak Job?

“Dorongan Kuat dari Ibu – ibu PKK se Kota Batam Dari situlah saya beranikan diri maju menjadi calon wakil gubernur Kepri”.

Selain itu, Terkait isu menerpa dirinya terkait politik dinasti, hal itu langsung di bantah Marlin Agustina Rudi.

Menurutnya, politik dinasti tidak ada dirinya. Karena justru saya lebih tinggi dibanding Bapak ( H.M Rudi) sambil canda gurau.

BACA JUGA:   Aksi Buruh dan Mahasiswa Bubar, Turun Lagi 10 November

Seperti diketahui sang suami merupakan walikota kota batam sekaligus mencalonkan kembali menjadi walikota Kota Batam.

” Tidak demikian, kebetulan nama saya elektabilitas baik, jadi pertimbangan partai pengusung mencalonkan saya. Tujuan besar saya merupakan Pengabdian dan dedikasi saya kepada masyarakat Kepri.

Menurut Marlin, bersama ansar – marlin dirinya ada 7 program unggulan untuk memajukan Kepulauan Riau.

PERCEPATAN PEMULIHAN DAN PENINGKATAN PERTUMBUHAN EKONOMI ( UMKM, Industri investasi, Pertanian, Perkebunan, Pariwisata dan PAD)

BACA JUGA:   Yamaha BW's 125 Resmi Hadir, Ini Detail Tampang dan Teknologinya

PENGUATAN JARING PENGAMAN SOSIAL DAN KESEHATAN MASYARAKAT (Jaring Pengaman Sosial dan Kesehatan)

PEMBANGUNAN MANUSIA YANG UNGGUL DAN BERKARAKTER (Pendidikan, Pemberdayaan Perempuan dan Kepemudaan)

TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BERSIH (Tata Kelola Pemerintahan dan Manajemen ASN)

PEMBINAAN KEAGAMAAN, PELESTARIAN BUDAYA DAN HARMONI MASYARAKAT (Keagamaan, Budaya, Hubungan Antar Suku dan Etnis)

PERCEPATAN PEMERATAAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DAN PENGINTEGRASIAN ANTAR PULAU (Infrastruktur, Air Bersih, dan Listrik)

OPTIMALISASI POTENSI KEMARITIMAN, PERTAMBANGAN, DAN LINGKUNGAN. (Perikanan, Kelautan, Pertambangan, Energi, dan Lingkungan). (De)