Ari-Ari Saya Ditanam di Karimun

BATAMCLICK.COM: “Saye Marlin Agustina Rudi. Saye anak karimun asli. Asli Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.”

Pengakuan Marlin Agustina membuka ramah tamah antara dirinya dengan sejumlah pimpinan media se Kepri, terkhusus yang berkantor pusat di Batam, Sabtu (19/9/2020) siang, Kings Hotel, Seraya, Batam.

Ia putri asli Kepri yang terlahir di Tanjungbalai Karimun, 15 Agustus 1971, atau 49 tahun silam.

“Ari-ari saya ditanam di Karimun,” paparnya.

Dibesarkan di keluarga yang sederhana, Marlin tumbuh menjadi remaja yang mandiri.

“Saya baru pindah ke Batam setelah menikah dengan Pak Rudi (Walikota Batam),” sambungnya.

Kala itu menurut Marlin, Rudi masih menjadi anggota Polisi.

“Saya pernah menjadi ibu Bhayangkari, waktu suami saya masih anggota Polri,” ujarnya sembari tersenyum lebar.

BACA JUGA:   Edouard Mendy Layak Jadi Kiper Utama Chelsea

Ia juga pernah menjadi anggota Persaudaraan Istri Anggota Dewan (Piswan) Batam.

“Waktu Pak Rudi menjabat anggota DPRD Kota Batam,” sambungnya.

Dan saat ini menjadi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, juga sederet organisasi lainnya, seperti Bunda Paud, GOW Kota Batam, Pikori Kota Batam dan lain-lain.

Suami Saya Tiket Surga Saya

Sesibuk apapun kegiatannya, namun Marlin selalu bertanggung jawabnya sebagai istri, dan ibu dari anak-anaknya.

Bahkan ia sedapat mungkin tidak membiarkan suami dan anak-anaknya makan dari masakan orang lain.

“Sebelum berangkat saya siapkan dulu makanan untuk keluarga saya. Bahkan, kalau misalnya sekarang ini Pak Rudi nelpon ingin makan di rumah, maka saya akan pulang, dan masak untuk bapak,” sebut alumni SMA 1 Karimun ini.

BACA JUGA:   Richarlison 'Diserbu' Fans Liverpool

Marlin paham betul dengan posisinya sebagai seorang istri. Ia tak akan pernah keluar rumah kalau tak mendapat izin dari suaminya.

“Saya tak mau pergi kalau suami saya tak mengizinkan, karena saya tahu, tiket saya untuk masuk surga adalah suami saya,” sebutnya.

Teman Curhat

Alumni SMP Merah Kabupaten Karimun ini juga, tak pernah ikut campur urusan pekerjaan suami.

“Saya senang bisa menjadi teman berbincang, saya senang menjadi teman curhat suami saya, tapi saya tak pernah mencampuri urusan pekerjaan suami saya, karena saya yakin, suami saya akan lebih paham dan bijak dalam mengambil langkah-langkah untuk pekerjaannya,” jelas Marlin.

BACA JUGA:   Sempat Bungkam, Jessica Iskandar Ungkap Alasan Putus dari Richard Kyle

Bisa Maka saat Lapar

Begitu juga dengan masalah ekonomi dan keuangan. Marlin juga tak pernah meminta, selain yang diberikan oleh suaminya.

“Saya tak pernah minta lebih uang belanja pada suami, berapa yang dikasih, itu lah yang patut saya syukuri, karena itulah rezeki kami, yang halal dan barokah. Bagi saya, dapat makan saat lapar, itu sudah rezeki yang berlimpah, yang patut disyukuri,” ujarnya.

Ia tak ingin, karena uang, karena perhiasan, rumah tangga yang begitu sakral, akhirnya berantakan.

“Rumah tangga itu yang harus dijaga, kalau rumah tangga kita SaMaWa, rezeki akan datang dengan sendirinya, dia masuk dari pintu yang tak terduga-duga,” sebutnya.(bos)