Pengalaman Mereka yang Hidup di bawah Aliran SUTT

BATAMCLICK.COM: Sebagian warga Bengkong Indah 2, tepatnya di Gang Berangin, Bengkong, Batam, Kepulauan Riau, tinggal dan bermukim di bawah instalasi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Bright PLN Batam.

Bahkan ada yang jarak rumah mereka dengan tower berkaki empat itu, hanya beberapa meter saja.

Lantas, apakah mereka merasakan dampak negatif dari radiasi atau gelombang elektro yang dikeluarkan oleh jaringan SUTT?

Sudah 7 tahun tinggal di bawah jaringan SUTT

“Sudah lebih tujuh tahun saya tinggal di sini, dari anak masih bayi, sekarang dah besar-besar,” ungkap salah seorang warga.

Ayah dari lima orang anak ini, mengaku tak pernah merasakan dampak negatif dari jaringan SUTT yang melintas di atas atap rumahnya.

“Dulu waktu pertama-tama memang takut, wajar lah, apalagi kalau hujan,” paparnya.

BACA JUGA:   Menag Dorong Pesantren Jadi Motor Pembangunan Indonesia

Namun lama kelamaan rasa was-was itu hilang sendiri, seiring dengan normalnya kehidupan yang dirasakan.

“Alhamdulillah tak pernah ada masalah, kami pun sehat-,sehat aja,” jelasnya.

Sekuriti di salah satu perusahaan di Batuampar ini pun bercerita. Dua tahun lalu memang sempat mendengarkan suara dengungan dan kretek-kretek dari kabel-kabel yang berjarak lebih dari 10 meter di atas rumahnya.

“Dua tahun lalu memang sempat berdengung, apalagi kalau hari ujan, tapi sekarang tak ada lagi, mungkin sudah diperbaiki sama PLN,” katanya.

Selain tak merasakan dampak kesehatan, warga pindahan dari Batumerah, Batuampar ini juga mengaku tak ada peralatan elektroniknya yang rusak.

BACA JUGA:   Ma'ruf Amin Menyayangkan Pengembangan Ekonomi Syariah Masih Jauh dari Potensi

“Semua bagus-bagus saja, ya kalau rusak berati memang sudah waktunya minta diganti,” selorohnya sambil tersenyum lebar.

Sudah Terbiasa

Hal yang sama juga disamapikan oleh Desi, ibu rumah tangga yang rumahnya persis disebelah tower SUTT.

“Alhamdulillah kami sehat-sehat saja, mudah-mudahan terus sehat,” jelasnya.

Ibu muda yang baru dianugerahkan seorang anak, yang masih bayi ini mengaku sudah lebih dari 2 tahun tinggal di rumahnya itu.

“Tak takut lagi, sudah biasa,” jawabnya sembari tersenyum.

Ia juga mengatakan,tak pernah punya masalah dengan tower SUTT yang berjarak sekitar 5 meter dari sudut rumahnya itu.

“Dulu pernah, sekitar 2 tahun lalu, pas hujan, tiba-tiba koq dengar suara dengungan, tapi tak kuat, sekarang tak pernah lagi,” timpalnya.

BACA JUGA:   BI Tegaskan Lagi, Pulihkan Kesehatan dan Ekonomi Tak Boleh Dikotomi

Ia pun mengaku sangat betah tinggal di lingkungan itu.

“Warga di sini ramah-ramah, saya tak mau pindah dari sini,” katanya.

Setali tiga uang, Vera juga mengatakan hal yang sama.

“Normal-normal aja, tak pernah ada masalah,” jelas gadis berambut sepunggung ini.

Vera mengaku sudah lebih 2 tahun tinggal di Bengkong Indah 2.

Rumah tempat tinggalnya, hanya berjarak beberapa meter dari tower SUTT.

Deai ibu anak satu yang tonggal pas di samping tower SUTt

“Ini rumah abang saya, saya disuruh tempati sekalian ngasuh anaknya,” jelas Vera.

Tak pernah ada sesuatu yang aneh, ia rasakan selama tinggal dibawah jaringan SUTT itu.

“Biasa aja, bangun tidur tak pernah rasa sakit, mudah-mudahan selalu diberi kesehatan,” pintanya.(bos)