RSBP Batam Datangkan 21 Dokter untuk Operasi Kembar Siam

BATAMCLICK.COM: – Rumah Sakit Badan Pengusaha (RSBP) Batam, sudah menyiapkan segala keperluan untuk menangani operasi bayi kembar siam. Mulai dari peralatan hingga tim medis.

Direktur RSBP Batam Sigit Riyarto yang diwakilkan oleh Muhammad Askar mengatakan, hari ini pihaknya sudah melakukan persiapan dan penilaian untuk melakukan operasi pemisahan bayi kembar siam di RSBP Batam.

“Kita akan melakukan operasi dalam waktu dekat, tetapi kita harus lihat kondisi dan berat badan bayi, harus sesuai yaitu minimal 5 kg. kami juga sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk proses kelancaran pemisahan tubuh bayi kembar siam tersebut,”
ujar Askar saat konferensi pers, di Lantai 4 ruang Pertemuan, Gedung B RSBP, Sekupang-Batam, Jumat (17/01/2020).

Ditambahkan Askar, selain menurunkan tim medis rumah sakit yang ada di Batam, mereka juga dibantu oleh tim bedah kembar siam dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo Surabaya. 

BACA JUGA:   Mau ke Wolves Enggak, Cristiano Ronaldo?

“Mulai dari mempersiapkan peralatan hingga tenaga medis yang diperlukan sudah kita persiapkan. Tim Dokter khusus sekitar 30 orang. Persiapannya tinggal diskusi dan analisa dari tim dokter. Kemungkinan diperkirakan pada bulan Maret nanti kita lakukan operasi,” ujar Askar.

Bayi kembar siam yang akan menjalani proses pembedahan ini merupakan bayi perempuan dari ibu Suci Rizky dan bapak Hidayat warga Kavling Punggur yang mana bayinya lahir secara normal di rumah sakit Santa Elisabeth, pada Sabtu (7/12/2019) lalu. 

Sementara ditempata sama, Spesialis Bedah Anak Konsultan dr poerwadi SpBA (K) menjelaskan, Bayi ini hanya memiliki satu organ tubuh sehingga dipastikan jika pembedahan berjalan maka hanya satu yang bisa diselamatkan.

BACA JUGA:   Deddy Corbuzier Sulit Konsentrasi Ketemu Dinar Candy Tak Pakai Bra

“Jadi yang satunya itu menempel saja tetapi organ tubuhnya tidak sempurna. Mungkin pemisahan embrio saat hamil tidak sempurna, makanya satunya menempel dengan kondisi organ tubuh tak sempurna,” ungkap Poerwadi.

Karena kondisi inilah proses pemisahan bayi kembar siam ini cukup rumit, butuh analisa dan diskusi yang matang dari tim medis yang sudah dibentuk.

“Kalau keduanya memiliki organ tubuh semua mungkin lebih mudah melakukan proses pemisahannya, tapi ini beda, satunya hanya nempel,” ujarnya.

Meskipun demikian, kami tetap optimis proses pemisahan nanti berjalan lancar sebab pihaknya akan terus memantapkan persiapan operasi tersebut.

“Untuk Operasi Pemisahan bayi kembar siam ini akan memakan waktu kurang lebih 6-8 jam. Adapun tim yang sudah kami siapkan terdiri dari Tim Keperawatan, Tim ICU, Tim Anastesi, Tim Bedah Anak, Tim Bedah Toraks, Tim Bedah Plastik.

BACA JUGA:   Pegadaian Bagikan Uang Tunai 1 Juta Untuk Masyarakat, Begini Cara Mendapatkannya

“Tim medis yang akan menangani pembedahan ini terdiri dari 21 dokter RSBP Batam dan 10 dokter lain yang didatangkan secara khusus untuk sama-sama melakukan operasi,” terangnya.

Dijelaskanny, untuk kembar siam ini, yang satu tidak sempurna. Maka kami menyebutnya dalam bahasa Inggris adalah incomplete conjoined twins (kembar siam yang tidak komplit). Dimana bayi yang satu, kepalanya kecil dan strukturnya tidak sempurna yakni otaknya kecil, tidak mempunyai paru-paru, usus, dan menempel pada induknya dalam arti lain mendapatkan asupan hidup dari induknya.

“Insyaallah harapannya besar, kami akan berusaha meningkatkan segala kemampuan yang ada, agar kedepannya kita bisa menangani persoalan apapun itu,” terangnya.(lin)