Mengintip Taman Safari di Era New Normal

BATAMCLICK.COM, Taman Safari menjadi salah satu alternatif untuk wisata outdoor yang tidak jauh dari Jakarta. Yuk, kita intip seperti apa wisata di era new normal di sana.

Taman Safari sudah membuka gerbangnya semenjak akhir Juni lalu di era new normal ini. Pengunjung yang datangpun harus patuh para protokol kesehatan yang diterapkan Taman Safari.

detikcom pun datang langsung ke Taman Safari dan merasakan langsung seperti apa protokol kesehatan yang diterapkan taman. Sesampai di gerbang depan kamipun dicek suhu tubuh dan kendaraan kami disemprot disenfektan.

Setelah melewati pos pemeriksaan, kami pun mengarahkan kendaraan untuk berkunjung ke lokasi safari melepas rindu melihat hewan-hewan yang berkeliaran bebas. Terlihat mobil-mobil berjajar mengitari lokasi satwa lengkap dengan penumpangnya yang mengenakan masker.

Setelah berkeliling lokasi satwa, kamipun istirahat di Parkir A. Di sana terdapat cafe dan lokasi untuk Baby Zoo. Selama berdiam di sana, kami melihat para pengunjung menaiki gajah yang memang menjadi salah satu atraksi menarik di Taman Safari. Pengunjung yang menunggangi gajah dan petugas yang menemani pun mengenakan masker dan face shield.

BACA JUGA:   Punya 120 Istri, Pria Ini Punya Trik Jitu Dapat Restu & Gaet Wanita

Di Cafe Onta, kami pun melihat protokol kesehatan. Para pelayan di sana mengenakan masker dan face shield dalam bertugas. Stiker penanda menjaga jarak juga terlihat di area antrian makanan dan pembayaran.

Bangku dan meja pun dibersihkan setiap pembeli beranjak dari tempat duduknya. Dan ada pembatasan pengunjung, dimana tidak diperbolehkan dalam 1 meja lebih dari dua orang. Tempat cuci tangan dan hand sanitizer juga tersedia di pintu masuk cafe.

Tak jauh dari sana, kami melihat hal yang menarik. Ada badut berkostum singa mengenakan masker berinteraksi dengan pengunjung. Wah, mungkin ini salah satu cara interaktif mengingatkan pengunjung untuk selalu mengenakan masker.

BACA JUGA:   Catatan Manis Alvaro Morata di Juventus

Kami pun bergeser ke area rekreasi untuk melihat pertunjukan Bird of Prey, pertunjukan edukasi harimau dan anjing laut. Sebelum masuk kami diharuskan mencuci tangan atau membersihkan tangan dengan hand sanitizer. Tentu saja pengunjung wajib mengenakan masker.

Di bangku-bangku penonton pun sudah ada tanda larangan duduk untuk menjaga jarak. Jadi pengunjung dibatasi dan di dalam duduk tidak berdekatan dengan yang lainnya. Setelah pertunjukan selesai, pengunjung pun di arah keluar oleh petugas secara bertahap supaya tidak terjadi penumpukan saat di pintu luar.

Saat di area keramaian, kami dengan mudah menemukan tempat cuci tangan dan spot hand sanitizer. Juga sering terdengar petugas informasi mengingatkan para pengunjung untuk selalu menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penularan Corona.

Segala usia bisa datang ke Taman Safari. detikcom pun sempat berbincang dengan tim Taman Safari dan mereka mengungkapkan jika tidak ada batasan usia pengunjung.

BACA JUGA:   Bartomeu Coba Gagalkan Kepindahan Suarez ke Atletico

“Kita tidak membatasi usia pengunjung. Yang utama dia mengenakan masker, dalam kondisi sehat, suhu tubuh tak lebih dari 37 derajat dan menjaga jarak dengan pengunjung lain. Penting juga harus patuh pada protokol kesehatan saat berada di Taman Safari,” ungkap Pahrul Rozi, tim Marcom Taman Safari kepada detikcom, saat berkunjung ke sana.

Juga Rozi menyarankan untuk pengunjung yang ingin ke Taman Safari membeli tiket masuk secara online.

“Kita sarankan pengunjung untuk membeli online. Selain harganya lebih murah dibandingkan pembelian loket, pengunjung juga bisa melihat kuota pengunjung taman. Nah saat masuk ke Taman Safari, kamu cukup menunjukan e-tiket saja kepada petugas,” katanya.

Selamat berkunjung ya traveler. Tetap jaga kesehatan dan patuhi protokol kesehatan ya. (mat)

sumber: detik.com