Batamclick.com,
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menyasar puluhan ribu anak dalam pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Agustus 2026 melalui pemberian vaksin campak-rubela (MR) dan human papillomavirus (HPV).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Batam Meldasari mengatakan vaksin MR menyasar 22.386 anak, sementara vaksin HPV diberikan kepada 23.268 anak perempuan.
“Untuk sasaran MR sebanyak 22.386 orang, sedangkan HPV terdiri dari 10.732 siswi kelas 5, 1.907 siswi kelas 6 yang belum mendapatkan vaksin dan 10.629 siswi kelas 9,” kata Meldasari saat dihubungi di Batam, Sabtu.
BIAS merupakan program imunisasi lanjutan bagi anak usia sekolah yang bertujuan memperkuat kekebalan tubuh terhadap sejumlah penyakit menular dan penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.
Berdasarkan data Dinkes Batam hingga 13 Agustus 2026, pemberian vaksin MR telah mencapai 7.155 anak atau 32 persen dari total sasaran.
“Vaksin HPV dosis pertama untuk siswi kelas 5 telah diberikan kepada 3.932 anak atau 36,6 persen,” kata dia.
Pemberian vaksin HPV bagi siswi kelas 6 yang belum mendapatkan vaksin sebelumnya baru mencapai 124 anak atau 6,5 persen. Untuk siswi kelas 9, vaksin HPV telah diberikan kepada 987 anak atau 9,3 persen dari sasaran.
Meldasari mengatakan, pelaksanaan BIAS dilakukan dengan mendata sasaran, kemudian memberikan sosialisasi dan edukasi kepada pihak sekolah maupun orang tua siswa.
“Langkahnya mendata siswa sebagai sasaran penerima vaksin, kemudian melakukan sosialisasi dan edukasi kepada pihak sekolah dan orang tua,” ujarnya.
Menurutnya, edukasi juga dilakukan secara personal kepada orang tua yang masih ragu memberikan izin vaksinasi kepada anak.
“Kami melakukan pendekatan secara personal agar dapat mengetahui apa yang diragukan oleh orang tua,” katanya.
Pelaksanaan BIAS tahun ini mencakup 444 sekolah dasar (SD) dan 239 sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Batam.
Selain vaksinasi pada Agustus, Dinkes Batam juga akan melanjutkan imunisasi pada November dengan sasaran siswa kelas 2 dan kelas 5 SD melalui pemberian vaksin Td (Tetanus-Diphtheria).
Sumber, Antara
