Viral Satpol PP Gowa Pukul Ibu Hamil Saat Razia PPKM, Begini Kronologinya

BATAMCLICK.COM: Laman media sosial tengah menyoroti oknum Satpol PP Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang tega memukuli pasangan suami-istri ketika razia pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Mirisnya, sang istri yang turut kena pukul oleh oknum Satpol PP tersebut tengah hamil 9 bulan.

“Iya, istri saya lagi hamil memang dan saya juga sudah bilang saat oknum petugas itu datang,” ujar suami yang dipukul oknum Satpol PP saat razia PPKM, Ivan, saat ditemui di Polres Gowa, Kamis (15/7), dikutip Detikcom.

Ivan mengatakan kondisi istrinya memang rentan karena usia kandungannya yang sudah masuk bulan ke-9.

Saat penganiayaan terjadi, Ivan menyebut sang istri juga sempat mengeluarkan cairan yang menurutnya berkaitan dengan kondisi kehamilan istrinya.

BACA JUGA:   Jaga Kemerdekaan dengan Memupuk Persatuan dan Kesatuan

Pemukulan oknum Satpol PP saat razia PPKM terhadap Ivan dan istrinya terekam kamera CCTV dan kamera ponsel Ivan yang sedang live hingga viral di media sosial (medsos).

Kronologi Pemukulan Ibu Hamil oleh Satpol PP

Dalam video yang viral, awalnya Ivan cekcok dengan oknum satpol PP dan berujung pada pemukulan.

Ivan mengatakan insiden pemukulan itu terjadi di warkop sekaligus rumahnya di Panciro, Gowa, sekitar pukul 20.40 Wita, pada Rabu (14/7).

Dia mengaku warkop miliknya sebenarnya sudah beberapa hari ini tutup lebih awal akibat pemberlakuan PPKM.

Namun Ivan hanya menutup sebagian pintu warkopnya karena dia sendiri sedang live untuk melakukan endorse sejumlah produk. Saat itulah tiba-tiba ada sejumlah orang memasuki warkopnya.

BACA JUGA:   Dinas Perikanan Serahkan 5.000 Bibit Ikan Kerapu Kepada Kelompok Pembudidaya

“Sudah itu, ada salah satu (petugas) PPKM wanita menegur istriku karena pakaiannya seksi, apa hubungannya PPKM dengan pakaian seksi? Itu kan warkop sekaligus rumah. Wajar kan pakaian tidur, jadi istriku marah,” ujar Ivan, dikutip dari Detikcom.

“Awalnya tim PPKM masuk karena mendengar suara musik, padahal kita sudah tutup dan lampu sudah mati. Dan tim PPKM masuk tidak ada dia lihat pengunjung satu pun, dia melihat kita sedang live (endorse produk di medsos). Dan bertanya ini kenapa ada musiknya nyala,” katanya.

Penjelasan Ivan membuat petugas PPKM wanita sadar diri dan segera meminta maaf serta pergi.

BACA JUGA:   Viral Dosen Sering Block WA Mahasiswa, Jadi Tak Bisa Kumpulkan Tugas Hingga Telat Lulus

“Tapi tiba-tiba ada oknum Satpol PP masuk mengamuk sampai tunjuk-tunjuk, istriku bilang santai saja,” katanya.

Oknum Satpol PP itu disebut marah-marah sehingga istri Ivan kembali menantang karena merasa tak melakukan kesalahan.

Ivan juga mengaku menenangkan oknum Satpol PP dimaksud tapi istrinya dan dirinya justru dianiaya.

“Istriku bilang saya ikuti aturan pemerintah, sama sekali tidak ada saya langgar. Saya bilang, jangan begitu, Pak, istriku sedang hamil. Jadi dia langsung balik tampar saya,” pungkas Ivan.

Bupati Gowa, Adnan Puchrita Ichsan memastikan bahwa oknum Satpol PP yang melakukan penganiayaan akan dihukum tegas dan melalui proses hukum.(syt)

sumber:insertlive

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *