Pra TMMD Reguler Brebes Mulai Merubah Jalan Setapak di Kalinusu Bumiayu

Brebes – TNI Kodim 0713 Brebes bersama masyarakat terus merubah jalan setapak menuju salah satu dusun yang terisolasi di Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, untuk memudahkan aktivitas masyarakat khususnya Dusun Kedung Kandri yang selama ini harus menyeberang Kali Pemali dengan sampan/rakit, dan memutar melewati sejumlah desa di kecamatan tetangganya, yaitu Kecamatan Bantarkawung, hanya untuk ke kantor desa.

Jalan yang dulunya juga sulit dilalui kendaraan roda dua, mulai dibangun sepanjang kurang lebih 2,2 kilometer dengan lebar 4-6 meter sejak 15 Agustus 2020 lalu, yaitu Pra TMMD Reguler 109 Brebes, dan kini sudah mulai berubah menjadi jalan yang layak dilewati oleh kendaraan roda empat.

Hal itu tak luput dari gerak cepat Kodim dalam mengawali TMMD Reguler yang akan dibuka 21 September 2020 mendatang, dengan menerjunkan alat berat berupa excavator, sehingga pekerjaan yang kelihatannya berat menjadi terasa mudah dan lebih cepat.

Danramil 08 Bumiayu, Kapten Armed Jupriadi menjelaskan, pelaksanaan Pra TMMD sudah dimulai dengan support dari masyarakat setempat yang begitu antusias keterlibatannya membantu para teknisi bangunan dari Kodim.

“Curi start ini dilakukan agar pekerjaan sasaran fisik TMMD Reguler yang sudah direncanakan selesai tepat waktu (30 hari), dan bahkan menorehkan over prestasi infrastruktur,” ujarnya, Senin (14/9/2020).

Lanjut Jupriadi, warga sangat mendukung adanya kegiatan Pra TMMD ini, mereka bergiliran membantu TNI dalam dua shift, yaitu pagi-siang dan siang sore.

Sementara Kepala Desa Kalinusu Wasid (44) menambahkan, dukungan penuh akan selalu diberikan seluruh warganya dari 13 dusun, 7 RW dan 35 RT, karena warga sadar bahwa apa yang sedang dibangun semata-mata demi peningkatan kesejahteraan generasi sekarang dan selanjutnya.

“Kami akan mendukung penuh semua tugas TNI di TMMD, karena kita tahu bahwa melalui TMMD, desa ini akan menjadi lebih baik lagi, terlebih warga kami di Dusun Kedung Kandri akan segera terkoneksi dengan mudahnya ke dusun-dusun lainnya dan ke kantor desa,” ungkapnya mengapresiasi.

Ditambahkannya, upaya Pemkab bersama Kodim Brebes tersebut, jelas akan memangkas jauh biaya angkut panen yang selama ini berkisar Rp. 50 ribu/karung dan tergantung jarak, serta membuat harga tanah di kanan-kiri jalan akan melonjak tajam. (Aan/Red)