Lima Klub Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Liga 2 2020

Batamclick: Ada lima klub yang ingin menjadi tuan rumah lanjutan Liga 2 2020. PSMS Medan, Badak Lampung, PSPS Riau, PSCS Cilacap, dan Sulut United deretannya.

Awalnya ada empat klub lainnya yang juga mengajukan diri menjadi tuan rumah. Empat klub itu adalah KS Tiga Naga, Kalteng Putra, Persijap Jepara, Persis Solo, dan Persiba Balikpapan.

Dengan begitu, lokasi lanjutan Liga 2 akan dipusatkan di Pulau Sumatra, Jawa, dan Sulawesi. Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Sudjarno mengatakan tak masalah ada tiga tim Pulau Sumatra yang menjadi tuan rumah.

BACA JUGA:   Marco Asensio Jadi Pemilik Nomor 11 di Madrid

“Sudah ada beberapa klub yang memutuskan mundur dari tuan rumah Liga 2 2020. Jadi jadi tinggal lima klub itu yang masih ingin menjadi tuan rumah klub Liga 2 2020,” kata Sudjarno kepada pewarta.

“Tak ada masalah banyak tim Sumatra jadi tuan rumah. Kondisi lagi begini kan kami terima saja siapa yang mau menjadi tuan rumah,” ujarnya menambahkan.

BACA JUGA:   Hasil Kualifikasi MotoGP Emilia Romagna: Vinales Rebut Pole Position

Nantinya PT LIB hanya akan memilih empat tuan rumah dari lima klub yang mengajukan diri. Artinya, akan ada satu klub yang tersingkir dari bursa pencalonan tuan rumah.

Sebagaimana diketahui, sebanyak 24 klub Liga 2 dibagi ke dalam empat grup. Masing-masing grup diisi oleh enam klub.

PT LIB akan menetapkan tuan rumah masing-masing grup dalam drawing. Rencananya drawing akan digelar paling cepat pekan depan.

BACA JUGA:   Rossi Bantah Morbidelli Sakit Gegara Kebanyakan Pesta

“Lima klub (calon tuan rumah) itu nanti kami undi hari Selasa pekan depan. Kami rencananya akan melakukan virtual dengan klub Liga 2 dan sekaligus menggelar drawing untuk penentuan grup,” tutur Sudjarno.

“Nanti setelah babak grup dilanjutkan ke babak penyisihan yang kemungkinan akan digelar di Pulau Jawa. Itu masih dalam pembahasan,” ucapnya.

Rencananya Liga 2 2020 dilaksanakan mulai 17 Oktober sampai awal Desember. Namun semua itu masih bergantung dengan situasi COVID-19 ke depannya.