Diduga Diselewangkan, Baru Sebulan Jalan Lapen Kapasiok Ho Rusak Parah

BATAMCLICK.COM,Rote Ndao , – Kualitas proyek lapisan penetrasi (Jalan Lapen) di Lidamanu Limakoli Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao tampak buruk, diduga dikerjakan asal-asalan oleh kontraktor CV NAKEWIRA dengan Direktur bernama Ernel Malelak yang tak lain adalah honorer Pemkab Rote Ndao.

Meski baru selesai dikerjakan bulan lalu, sebagaimana juga hasil pantauan media ini di lokasi, sebagian besar kini kondisinya mulai rusak.

Permukaan lapen memang tampak tidak rata dan terdapat beberapa agregat pokok maupun pengunci yang masih muncul di permukaan, yang tampak tidak digilas.

Kuat dugaan, ruas jalan lapen tersebut tidak seluruhnya dihampar agregat pengunci.
Batu pondasi di bagian pinggir juga terlihat seperti tidak digilas, bahkan mudah terlepas jika diinjak dengan kaki.

Ada beberapa  bagian yang agregat penutupnya menggunakan pasir berlumpur, tidak dalam bentuk bubuk batu hasil olahan atau split.

Diduga konjungtur permukaan lapen tidak sesuai dengan speck.

Direktur CV NAKEWIRA Ernel Malelak tak lain Adalah tenaga honor ini mengaku di dalam vidio yang berdurasi lama dua menit ini mengaku, kalau pekerjaan ini milik bapak FH  tak lain adalah Kepala Dinas di Pemkab Rote.

“Saya hanya cari makan dan diperintahkan Kerja saja, jadi untuk selanjutkan dari proyek pekerjaan jalan lapen ini, saya tidak tahu lagi karena saya juga diperintah oleh bapak FH, saya cari makan,” katanya.

Masih lanjut Ernel, ia masih melakukan koordinasi dengan Bapak FH dulu.

Saat ditanya berapa besar upah dari hasil proyek pekerjaan Jalan lapen Kapasiok Ho ini, Ernel menjawab pertanyaan media ini, kalau uang fee untuk dirinya sebagai direktur CV NAKEWIRA  hanya 30 juta saja.

Dalam foto ini yang diambil pada minggu , 8 Desember 2019, tampak Lapen di Batas Desa Lidamanu-Limakoli , Kecamatan Rote Tengah , Kabupaten Rote Ndao Tidak sesuai perencanaan RAB (Foto: red)

“Kalau proyek pekerjaan Jalan lapen kapasiok Ho selesai maka bta hanya dapat uang Dari pak FH tiga Puluh juta saja.

Ernel  mempercontokan kepada media ini. “Ko pak lihat saja tahun kemaren saja kunyadu Jack Koanak saja dapat dari Pak FH 70 juta, Jadi bta pasti hanya dapat uang fee sa kunyadu,” kata Ernel Malelak dengan meyakinkan.

Perlu publik  ketahui bahwa proyek pekerjaan Jalan lapen kapasiok Ho yang menelan anggaran sebesar : 785.059.401,14.(Tujuh Ratus Delapan Puluh Lima Juta Lima Puluh Sembilan Ribu Empat Ratus satu ,sen) dengan jangka waktu pengerjaan 75 hari kalender namun pekerjaan nya parah.

FH tak lain Adalah kepala Dinas ini, yang di hubungi media ini kamis 12-12-2019 , menjawab Pertanyaan media ini, ” saya Minta ma’af Kalau Pertanyaan saudara Saya tidak tau, dan Kalau pekerjaan Jalan lapen kapasiok Ho ,Minta ma’af Saya tidak tau, apalagi yang namanya Ernel Malelak ,saya tidak kenal, “siapa itu Ernel Malelak, ” kata FH    dengan jelas.
(Dance Henukh)