Batamclick.com, BATAM – Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Barelang melakukan rekayasa arus lalu lintas di sejumlah persimpangan utama di Kota Batam menyusul padamnya alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) akibat pemadaman listrik pada Senin pagi, 13 Oktober 2026.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, S.I.K., M.H., melalui KBO Satlantas, Inspektur Polisi Satu Yudhi Patra, S.H., mengatakan rekayasa dilakukan untuk menjaga kelancaran arus.
“Banyak lampu pengatur lalu lintas yang mati, sehingga di masing-masing persimpangan tetap dilakukan rekayasa pengaturan arus lalu lintas,” ujar Yudhi, Senin (13/10/2026).
Adapun 10 titik yang menjadi fokus rekayasa, yakni Simpang KDA, Simpang Kepri Mall, Simpang Masjid Raya, Simpang Kara, Simpang Franky, Simpang Lubuk Baja, Simpang Telkom, Simpang Martabak Har, Simpang Nagoya Thamrin, dan Simpang Baloi.
“Semua dilakukan rekayasa. Pengaturan harus dilakukan seperti jarum jam agar arus masyarakat tetap berjalan,” katanya.
Menurut dia, kepadatan arus meningkat sejak pemadaman listrik terjadi pagi tadi. Personel Satlantas telah bersiaga sejak Senin pukul 10.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.
“Pengalihan arus cukup banyak. Hal itu karena banyak masyarakat yang menuju pusat perbelanjaan dan hotel untuk beristirahat. Masyarakat mencari tempat berpendingin udara karena di rumah panas dan gelap. Akibatnya, arus lalu lintas cukup padat,” ucapnya.
Yudhi menambahkan, Kasat Lantas Polresta Barelang mengimbau masyarakat untuk saling menghormati pengguna jalan lain dan memahami rekayasa yang dilakukan petugas.
“Kami berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan slogan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Polisi Bersama Masyarakat,” tuturnya.
