Batam.click
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan pesawat angkut CN-295 bernomor A-9204 dari Skadron Udara 2 untuk mengevakuasi korban bencana di Aceh.
Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Jumat, Dijelaskan para korban diberangkatkan dari wilayah Rembele Kabupaten Bener Meriah, Aceh menuju Lanud Soewondo, Medan.
“Tercatat ada 30 pengungsi dari Rembele yang kita berangkatkan ke Medan,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana saat dikonfirmasi.
I Nyoman menjelaskan mereka dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis dan lokasi tempat tinggal yang layak.
Dia melanjutkan evakuasi tersebut merupakan yang kedua dilakukan oleh TNI AU setelah sebelumnya telah dilakukan pada Selasa (9/12).
“Pada Selasa (9/12) pesawat yang sama telah mengevakuasi 52 warga dari Rembele ke Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh,” kata I Nyoman.
Tidak hanya mengantar para korban banjir di Aceh Tamiang, pesawat yang sama juga dikerahkan untuk mengantar logistik untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera Utara.
“Pesawat CN-295 juga membawa 12.636 kilogram bahan makanan dari Lanud Soewondo untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di Sibolga seberat 8.176 kilogram dan Rembele seberat 4.460 kilogram,” kata I Nyoman.
I Nyoman memastikan, seluruh pesawat angkut TNI AU masih terus beroperasi mengantar logistik ke wilayah bencana.
Dengan adanya bantuan tersebut, dia berharap proses pemulihan pasca bencana bisa berjalan dengan maksimal.
Sumber : Antara








