Cerita Rona, Dulu Dihamili kini Anak Gadisnya Dibawa Kabur Pria Paruh Baya

BATAMCLICK.COM, Ronawati (35) warga Jalan Mawar Raya Rw 09, Cengkareng, Jakarta Barat merasakan kerinduan kepada Putrinya berinisial F (14) setelah dibawa lari oleh W (41) warga asal Subang, Jawa Barat pada (20/7/2020) lalu.

Saat ditemui, dengan wajah lesu Rona menceritakan bagaimana putrinya bisa dibawa lari. Malam itu tanggal 20 Juli F meminta uang kepadanya untuk membeli makanan dengan mengendarai motor Vario.

Setelah ditunggu sampai 30 menit, F tidak kunjung pulang ke rumahnya dan karena takut anaknya dibawa kabur oleh W, ia pun lantas mencari anaknya ke kontrakan pelaku.

BACA JUGA:   Miriss Karena Tawuran Seorang Remaja Meninggal di Trotoar

“Ke kontrakan pelaku dia gak ada, terus cari ke hotel di dekat Cengkareng,” tutur dia kepada AKURAT.CO saat ditemui di rumahnya Selasa (11/8/2020).

Rona melanjutkan, tak menemui anaknya di dalam kamar hotel di kawasan Cengkareng, akhirnya ia memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Cengkareng dengan laporan meninggalkan alamat.

Namun, karena Polsek Cengkareng tidak bisa mengungkap kasus ini, akhirnya Rona kembali membuat laporan ke Polda Metro Jaya (4/8/2020) kemarin. 

“Dari Polsek gak bergerak akhirnya saya melaporkan ke Polda ditanya lagi kronologisnya sambil menunjukan LP dari Polsek,” terang dia.

BACA JUGA:   Nasib Malang Hamdi, DiWikwik 11 Pria Lalu Dilempar dari Lantai 6

Anaknya Pernah Dihamili

Rona yang mengenakan kaos hitam dan celana jeans ini sempat berkaca-kaca ketika menceritakan anaknya pernah dihamili oleh W. Bahkan, F sudah melahirkan seorang anak lelaki hasil dari hubungan dengan W.

“Lahirnya bulan Juni 2020 kemarin,” ucap Rona.

Kejamnya lagi, W tidak mau bertanggungjawab atas perbuatannya itu dan bahkan tidak ada itikad baik mendatangi dirinya untuk sekedar basa-basi. Ia sempat berpikir ingin melaporkan W ke Polisi paska menghamili anaknya.

BACA JUGA:   Tak Pakai Masker Walau Mengemudi Sendiri, Pria Ini Didenda Rp 100 Ribu

“Cuma karena kita kasihan akhirnya gak jadi laporin. Kita minta buat jauhin anak saya,” tegas dia.

Tapi, bukannya kapok, justru pelaku malah mengulangi perbuatannya lagi dan lebih parahnya F sampai dibawa lari hingga hampir 3 pekan.

“Anaknya saya minta urusin sama sodara saya. Karena di sini saya juga repot harus dagang. W aja gak pernah jenguk,” tutup Rona.

Ia berharap pelaku bisa ditangkap dan diadili oleh aparat penegak hukum karena sudah merusak anaknya yang masih berusia 14 tahun.[]

(dekk)

sumber: akurat.co