Ketahuan Rusak Patung Bersejarah, Turis Ini Nangis

Picture of Pauline Bonaparte Borghese as "Venus Victorious," of Italian sculptor and painter, Antonio Canova, at the Galleria Borghese in Rome ,17 October 2007, during a press preview of the exhibition "Canova". AFP PHOTO / CHRISTOPHE SIMON (Photo credit should read CHRISTOPHE SIMON/AFP via Getty Images)

BATAMCLICK.COM, Setelah merusak patung berusia 200 tahun, seorang turis diburu polisi dan pengelola museum. Terlacak dan berpotensi dihukum, turis itu menangis.

Cerita nyeleneh datang dari seorang turis Austria yang sedang liburan ke Italia. Patung-patung bersejarahnya memang begitu menggoda untuk dinikmati.

Salah satunya ada di Museum Gypsotheca Antonio Canova di Possagno. Di sana terdapat koleksi patung-patung indah dari seniman Antonio Canova, termasuk patung setengah telanjang Paolina Borghese Bonaparte.

Saat sedang asyik berkeliling, turis tersebut pun berfoto di salah satu patung Paolina itu atau Venus Victrix. Mengikuti pose sang patung, pria tersebut pun bersandar tanpa ragu di kaki patung supaya dapat foto yang bagus.

BACA JUGA:   Pelanggan PLN Masih Ngeluh Tagihan Listrik Naik 2 Kali Lipat!

“Cekrek,” pasangan dari pria tersebut mengambil foto dari depan.

Begitu bangun dari sebelah patung, pria tersebut sadar bahwa ada sesuatu yang tak beres. Rupanya tiga jari kaki dari patung tersebut patah.

Si pria Austria tersebut mencoba terlihat santai. Namun patahan gips dari patung berusia 200 tahun tersebut tidak membuatnya tenang.

Aksinya terekam oleh kamera pengawas di ruang pameran. Pria tersebut bergegas meninggalkan ruang pameran, berharap tak ada yang tahu.

BACA JUGA:   Foto Jungkook BTS Bikin Wanita Ini Bebas dari Tilang, Kok Bisa?

Karena sudah ada bukti, pria tersebut akhirnya dipanggil oleh pihak berwenang untuk penyelidikan lebih lanjut. Identitasnya diketahui karena protokol kesehatan new normal yang mewajibkan kontak pribadi sebelum masuk ke museum.

Menurut siaran pers dari Treviso Carabinieri, ketika polisi menghubungi pria tersebut, istrinya menangis dan mengakui suaminya adalah sang perusak patung. Sang suami kemudian mengaku salah atas tindakan bodoh tersebut.

Sadar atas kesalahannya, pria tersebut meminta maaf kepada pihak museum. Dia juga mau bertanggung jawab untuk membayar biasa perbaikan patung bersejarah tersebut.

BACA JUGA:   Rincian Stimulus COVID Belum Jelas, Bursa AS Variatif

Untungnya, hampir seluruh koleksi museum dilindungi oleh asuransi. Namun pelaku dari perusakan bisa kena sanksi berupa pembatasan kunjungan atau bahkan tidak boleh masuk ke museum itu lagi.

Dalam kasus ini pihak berwenang melakukan pencarian menyeluruh untuk semua jari kaki yang patah. Mereka menyimpulkan bahwa Patung Paolina Borghese tersebut masih dapat diperbaiki. Wah, kira-kira berapa ya biaya ganti ruginya? (mat)

Sumber: detik.com