Dari Kunker Bupati dan Wakil Bupati Anambas: Masyarakat Desa Langir dapat Berobat Gratis

BATAMCLICK.COM: Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas berserta rombongan mengunjungi Desa Langgir Kecamatan Palmatak Kabupaten Kepulauan Anambas.

Kedatangan mereka dalam melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) pengarahan penerapan Adaptasi Baru di masa pandemi covid-19 kepada tenaga pendidik disejalankan dengan penyerahan SK Bupati Kepulauan Anambas tentang pengangkatan PTT/GTT tahun 2020, serta pengobatan gratis untuk masyarakat Desa Langir, Kecamatan Palmatak, Sabtu (8/8/2020) lalu.

Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, SH mengatakan, sebagai Pemerintah Daerah dalam masa pandemi covid-19 ini merupakan tanggung jawab untuk terus dan menerus memberikan sosialisasi kepada masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas agar semua masyarakat memahami dan jauh dari penyakit menular yang menakutkan itu.

“Kita sampaikan jika saat ini pemerintah mulai melaksanakan sosialisasi adaptasi kehidupan baru. Tetap beraktivitas namun jaga jarak dan selalu gunakan masker, “kata Bupati Anambas Abdul Haris, Sabtu (8/8/2020).

Kegiatan ini disejalankan dengan pembagian SK PTT dan GTT bagi tenaga kerja di Desa Langgir yang telah diperpanjang. Apalagi selama ini banyak warga Anambas yang ingin masuk menjadi PTT dan GTT namun belum bisa terakomodir semua. Hal ini tentunya sesuai dengan aturan yang yang ada sehingga dalam melaksanakan tugas tidak menjadi masalah kedepannya.

“Kami berharap kepada PTT dan GTT dapat bekerja secara maksimal lagi dan penuh tanggung jawab dalam melaksanakan tugas sebagaimana yang telah diberikan,”katanya.

Ia juga berharap kepada masyarakat Desa Langir agar selalu sehat dan mengikuti protokol kesehatan dimasa pandemi covid-19 ini. Selain itu, dengan kunker ini dirinya bisa melihat dan mendengar secara langsung pendapat dan saran dari masyarakat dan bisa dikatakan hal ini bagian dari monitoring dan evaluasi kinerja mereka berdua.

“Beberapa waktu lalu kami sudah melakukan monitoring dan evaluasi OPD. Kini kami ingin juga dengar langsung kebutuhan masyarakat Anambas. Perlahan kita benahi, pasti semua bisa kita lakukan bersama-sama,”katanya.

Menurutnya selama ini Pemda sudah berupaya maksimal melakukan pembangunan yang lebih baik. Infrastruktur secara perlahan terus di tingkatkan meskipun masih belum terpenuhi semuanya karena keterbatasan anggaran.

“Selama ini sudah banyak pembangunan terlaksana, memang semua membutuhkan proses karena pembangunan yang lain juga masih perlu,” ujarnya.

Pembangunan proyek Langgir menuju Muntai dengan kisaran anggaran mencapai Rp 2 Miliar saat ini tidak bisa dilaksanakan, akibat tergesernya anggaran tersebut dikarenakan bencana non alam yang melanda dunia hingga ke Indonesia bahkan Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Anggaran covid-19 yang di refocusing sekitar Rp 53 Miliar lebih. Anggaran itu untuk antisipasi penanganan penyebaran virus Covid-19 dan membeli bahan sembako untuk masyarakat yang terdampak akibat covid-19 dan alat kesehatan, “ujarnya.(uda)