Nama Suryatati A Manan Muncul Kemerah-merahan

BATAMCLICK.COM: Suryatati A Manan, nama ini sudah cukup lama tak terdengar.

Ya, sejak menyelesaikan masa tugasnya sebagai Walikota Tanjungpinang 2013 silam, Tatik begitu ia akrab disapa, seakan mengurung diri.

Tatik merupakan walikota terlama memimpin Kota Tanjungpinang, sepanjang sejarah.

Ia diangkat menjadi Walikota Administratif pada tahun 1995 hingga akhir 2000.

Kemudian berlanjut sebagai Penjabat Walikota Tanjungpinang tahun 2001 hingga 2002 pada era Otonomi Daerah.

Desember 2002, melalui Paripurna DPRD Kota Tanjungpinang, Suryatati A Manan bersama pasangannya Wan Izhar, menjadi Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang terpilih, setelah mengalahkan lawannya , Nazief Susila Dharma yang berpasangan dengan Fawzi Saleh, dengan perolehan suara 19 dari 25 jumlah anggota DPRD Tanjungpinang.

BACA JUGA:   Isdianto Yakin Ada Lompatan Besar untuk Kemajuan Kepri

Ia kemudian dilantik pada 16 Januari 2003, dan resmi menjabat selama 5 tahun.

Tahun 2007, wanita kelahiran Tanjungpinang 14 April 1953 ini kembali menang dalam Pilkada Kota Tanjungpinang pertama yang dipilih langsung oleh masyarakat Tanjungpinang.

Kala itu ia berpasangan dengan Edward Murshalli. Sedangkan pesaingnya Andi Anhar Chalid berpasangan dengan Said Agil.

Pemilihan ini menjadi pemilihan yang fenomenal dan bahkan tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI).

Ya, karena kala itu, Suryatati yang seorang wanita, mampu menang telak sebanyak 84,25 persen, angka kemenangan tertinggi sepanjang sejarah Pilkada di Kepri hingga saat ini.

BACA JUGA:   Lihat Foto Aurel dengan Pria Lain, Atta: Teman Kok Gendong-gendongan!

Rekor MURI

Ia pun dicatat MURI sebagai walikota wanita peroleh suara terbanyak pada pilkada langsung. Hingga saat ini, rekor itu belum terpecahkan.

17 tahun kurang 3 bulan ia menjadi orang nomor satu di Tanjungpinang. 2013, akhir masa tugasnya, Tatik memilih pamit kepada masyarakat Tanjungpinang, dan akan lebih dekat dengan keluarganya, serta bermain bersama cucunya.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini meninggalkan hiruk pikuk dunia politik.

Ia hanya kembali tampil, kala putrinya Maya Suryatati maju sebagai kandidat Calon Wakil Walikota Tanjungpinang, pada Pilkada 2013 dan 2018 lalu.

Namun dua kali ikut mewarnai pilkada, “Tuah” sang ibu tak menurun kepadanya.

BACA JUGA:   Viral! Seorang Wanita Bikin Tutorial 5 Cara Merebut Suami Orang

Nah dua hari kebelakangan ini nama Suryatati A Manan mulai mengisi sela-sela warung kopi di Tanjungpinang.

Maju Pilkada Kepri

Ia disebut-sebut akan maju dalam bursa pertarungan merebut kursi Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri.

Lebih dahsyatnya, ia dijodoh-jodohkan sebagai pendamping Soerya Respationo, yang hingga saat ini sudah intens menjalin komunikasi politik dengan Iman Sutiawan.

Benarkah Suryatati A Manan akan menggeser posisi Iman? Kita tunggu dinamisnya politik Pilkada Kepri ini.

Tak ada yang tak mungkin, terlebih jika kita melihat 5 tahun ke belakang, saat Soerya Respationo “diperebutkan” oleh Ansar Ahmad dan Nurdi Basirun.(bos)