Bengkel Lion Air dan Nongsa Digital Park Ditetapkan jadi KEK

BATAMCLICK.COM: Ada dua lokasi di Batam yang telah disepakati oleh Pemerintah Pusat sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yaitu Nongsa Digital Park (NDP) dan Maintenance Repair and Overhaul (MRO) Hang Nadim Batam.

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi menyampaikan hal tersebut dalam press conference yang digelar di ruang Marketing Center BP Batam, Jumat (10/7/2020), setelah melakukan rapat bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Kepala BKPM, Dirjen Bea Cukai, Menteri Perhubungan, Menteri Perdagangan dan Direktur Lion Grup.

BACA JUGA:   Lepas Sambut Danyonif RK 136/TS

“Untuk KEK NDP, kawasan tersebut memiliki luas lahan sebesar 166,45 hektar dengan total investasi mencapai Rp 16 triliun. Dan penyerapan tenaga kerja diperkirakan mencapai 16.500 orang sampai dengan tahun 2030,” ujar Rudi kepada awak media.

Sedangkan untuk KEK MRO Batam Aero Technic, memiliki luas lahan sebesar 30 hektare, dengan nilai investasi mencapai Rp 6,2 triliun. Kegiatan utamanya yaitu Industri MRO.

“Kedua KEK itu nantinya bakal dikelola oleh swasta, yakni NDP adalah milik PT Tamarin dan KEK MRO milik PT BAT Lion Air Group. Dalam waktu dekat ini akan diselesaikan segala administarsinya, yaitu seperti status lahan dan kepemilikannya,” ungkap Rudi.

BACA JUGA:   Catat! Libur Nyicil Utang Bakal Diperpanjang Tahun Depan

Kalau bisa administarsinya itu akan diselesaikan dalam satu bulan kedepan, dan jika sudah selesai, nantinya BP Batam akan membantu sepenuhnya untuk operasional.

“Pengesahan ini sudah lama kita tunggu-tunggu dan Alhamdulillah hari ini disetujui. Nanti di MRO akan banyak membuka lapangan pekerjaan, yakni sekitar 10.000 tenaga kerja hingga tahun 2025, sedangkan NDP akan menyerap 6.500 tenaga kerja hingga 2030.

” Apabila nanti pada Januari atau Februari 2021 industri MRO sudah bisa jalan maka seluruh maintenance atau perbaikan pesawat ada di Kota Batam,” terang Rudi.

BACA JUGA:   Ini Pantun Marlin Agustina Rudi yang Bikin Heboh itu...

Selama ini pesawat yang tidak pernah datang ke Batam, maka dia akan bertanya-tanya dan berlomba-lomba datang untuk memperbaiki pesawatnya.

“Begitu juga dengan Nongsa Digital Park jika nanti sudah berkembang maka akan jadi daerah wisata baru,” tutup Rudi.(lin)