Konser Pertama di Tanah Kelahiran
Musisi rock legendaris asal Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Inhil, Riau, yang tergabung dalam WasWas Band, bersiap menggelar konser spektakuler bertajuk “Reuni Rock Legend”. Konser ini akan berlangsung di Guntung Foodcourt pada Sabtu, 20 September 2025, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.
Bagi para pencinta musik rock Melayu era 80-an dan 90-an, konser ini akan menjadi momen nostalgia yang tak terlupakan. WasWas Band akan menghadirkan musisi dan penyanyi lawas asal Sungai Guntung seperti Wira, Cua, Haris, Dhani, Ujang Shela, Odi, dan Said Irwansyah.
Silaturahmi dan Obat Rindu

Gitaris utama WasWas Band, Dhani Rosadi, mengungkapkan bahwa konser ini lebih dari sekadar panggung musik.
“Ini pertama kali WasWas Band buat konser di Guntung. Konsepnya silaturahmi kawan lama. Walaupun sekarang kami semua merantau, tetap saja pepatah Melayu bilang: tempat jatuh lagi dikenang, apatah lagi tempat bermain. Konser ini jadi obat rindu bersama kawan lama,” ujar Dhani penuh semangat.
Awal Terbentuknya WasWas Band
Drumer band, Haris atau akrab disapa Ariska, mengenang kembali awal mula WasWas Band terbentuk.
“Awalnya kami ke Batam, silaturahmi dengan kawan kami, Said Irwansyah. Kebetulan Said punya alat band, lalu kami ngumpul main musik di rumahnya. Dari situlah akhirnya sepakat membentuk grup band dengan personel musisi lama asal Guntung,” cerita Haris.
Rajut Persahabatan Lewat Musik
Keyboardist sekaligus pimpinan band, Wira, menambahkan bahwa WasWas Band hadir bukan hanya untuk bermusik, melainkan juga untuk merajut kembali persahabatan.
“Dulu kami pernah tergabung di Genata Band era 90-an. Sekarang hampir semua kawan sudah merantau di berbagai daerah di Kepri dan Riau. Dengan WasWas Band, kami bisa berkumpul lagi, memberi semangat bermusik, dan menjaga silaturahmi,” ungkap Wira.
20 Lagu Legendaris Akan Dibawakan
Sebagai persembahan istimewa, WasWas Band akan membawakan 20 lagu rock dan slow rock legendaris era 80/90-an. Di antaranya Engkaulah yang Satu, Fenomena, Putri Misteri, Nurnilam Sari, Taman Rasyidah Utama, Sandiwara Cinta Semusim, Gerhana Cinta Luka, Umpama Mimpi Dalam Mimpi, Mahligai Syahdu, Cinta Kristal, Reality dan Fantasi, Pawana, Rahasia Pohon Cemara, Sekuntum Bunga Sakura Gurun Sahara, Pelesit Kota, Dari Sinar Mata, Seribu Tahun Takkan Mungkin, Rindu Serindu Rindunya, dan Sejiwa.
“Konser ini akan jadi ruang nostalgia. Kami ingin penonton ikut bernyanyi dan larut dalam kenangan manis masa lalu,” tutup Wira.








