Selesaikan Masalah Banjir di Pasar Malam, Dinas PUPR Kabupaten Karimun Perbaiki Drainase

BATAMCLICK.COM: Memasuki musim penghujan yang biasa terjadi mulai bulan September, pemerintah kabupaten Karimun mulai melakukan beberapa antisipasi terjadinya banjir. Beberapa kawasan, baik pusat ekonomi maupun pemukiman warga, sering terancam banjir jika hujan lebat.

Sebagai OPD yang paling bertanggung jawab terhadap banjir yang diakibatkan oleh keterbatasan infrastruktur, Dinas PUPR Kabupaten Karimun akan melakukan perbaikan maupun penambahan drainase di beberapa lokasi terdampak banjir.

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian Dinas PUPR adalah kawasan Pasar Malam Kelurahan Tanjungbalai Kota, yang menjadi salah satu pusat ekonomi dan tujuan masyarakat local dan wisatawan untuk berkuliner dimalam hari.

Untuk di area Pasar Malam ini, orientasi kita adalah memperbaiki saluran pembuangan air, sebagai upaya penanggulangan masalah banjir, ujar Kepala Dinas PUPR Kabupaten Karimun, Cahyo Prayitno ST saat ditemui Selasa (30/8/2022).

BACA JUGA:   Inter Bidik Bellerin untuk Gantikan Hakimi

Selain memperbaiki saluran pembuangan air dan penutup drainase yang sudah rusak, Dinas PUPR juga akan menambah lima set gorong-gorong atau box cuilvert, agar aliran air menuju laut dari Pasar Malam lebih lancar. Dengan demikian pengunjung pasar malam tetap nyaman saat hujan.

Penambahan box cuilvert dianggap perlu segera dilakukan, lantaran ketiadaan gorong-gorong di Pasar Malam sebagai pengurai air.

Disini tidak ada gorong-gorong yang mengarah ke Jalan Trikora, kemudian diteruskan ke Jalan Nusantara, sehingga air hanya berputar di situ. Makanya box cuilvert perlu ditambah agar air tidak meluap dan menggenag papar Cahyo.

Estimasi waktu pengerjaan perbaikan mapun penambahan gorong-gorong atau box cuilvert tersebut, diperkirakan memakan waktu hingga tiga bulan.

BACA JUGA:   Diskominfo Tanjungpinang Pelajari Aplikasi SIAP Buatan Diskominfo Kepri

Pengerjaannya diperkirakan memakan waktu tiga bulan. Karena selain perbaikan dan penambahan gorong-gorong, juga ada perbaikan atap pasar malam yang rusak tambahnya.

Saat perbaikan nanti, Dinas PUPR memastikan tidak akan mengganggu aktifitas jual beli di pasar malam. Untuk itu pemerintah tetap mengizinkan aktifitas ekonomi disana.

Pedagang tetap bisa berjualan, karena perbaikan dan penambahan tersebut dilakukan di pinggir-pinggir jalan saja. Artinya, tidak akan mengganggu aktivitas pedagang di dalam. Selain itu pengerjaannya juga kita batasi hanya sampai pukul 15.00 WIB setiap harinya, tuturnya.

Cahyo melanjutkan, untuk area tempat pekerjaan berlangsung, akan dilakukan permbersihan setiap harinya usai pengerjaan. Sehingga tidak akan menggangu aktivitas para pedagang, dan masyarakat yang berbelanja di Pasar Malam tersebut.

BACA JUGA:   Warga Gelar Orkes Dangdut saat PPKM Divonis Denda Rp 1 Juta

Saat ini, Dinas PUPR tetap konsen dan fokus dalam memperbaiki, dan menanggulangi permasalahan banjir yang ada di Kabupaten Karimun.

Dari Dinas PUPR sendiri, kami tetap fokus, dan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan perbaikan terhadap saluran air. Yang namanya air ini tidak bisa kita lawan, namun tetap akan kami lakukan perbaikan-perbaikan ke depan sehingga permasalahan banjir bisa perlahan teratasi, ungkapnya.

Kerjasama antar pihak RT, RW, dan masyarakat untuk senantiasa mejaga kebersihan di daerah masing-masing dengan cara tidak membuang sampah ke tempat-tempat aliran pembuangan air dianggap perlu, sehingga tidak menumpuk dan menyebabkan aliran air tidak lancar. (adv/tim)