SAR Tanjungpinang siaga 24 jam antisipasi cuaca buruk perairan Kepri

Batamclick.com,
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Tanjungpinang meningkatkan kesiapsiagaan kondisi darurat dengan personel, armada kapal, hingga helikopter siaga 24 jam menghadapi potensi cuaca buruk di wilayah perairan Kepulauan Riau (Kepri).

Kepala Kantor SAR Kelas A Tanjungpinang Fazzli mengatakan pihaknya terus meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi perubahan cuaca di laut yang dipengaruhi fenomena iklim.

“Saat ini yang kami waspadai adalah perubahan cuaca di laut. Wilayah Kepri didominasi perairan dengan aktivitas masyarakat yang sangat tinggi, sehingga kami terus meningkatkan kesiapsiagaan,” katanya di Batam, Jumat.

Menurut Fazzli, seluruh personel dan sarana pencarian serta pertolongan disiagakan selama 24 jam agar dapat segera bergerak apabila terjadi kondisi darurat.

“Kami siaga 24 jam, baik personel maupun kapal-kapal SAR dan sarana lainnya. Apabila terjadi kedaruratan, kami langsung siap melaksanakan penyelamatan,” ujarnya.

Untuk mendukung operasi tersebut, SAR Tanjungpinang menyiapkan sejumlah armada laut yang ditempatkan di Batam, Tanjungpinang, dan Kabupaten Lingga.

“Kami juga menyiagakan dua unit helikopter di Lanudal (Pangkalan Udara TNI AL) Tanjungpinang untuk mendukung operasi pencarian dari udara,” kata dia.

Pos siaga SAR juga tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Tanjung Balai Karimun, Batam, Tanjungpinang, dan Lingga.

Berdasarkan data Kantor SAR Tanjungpinang, sepanjang Januari hingga akhir Juli 2026 telah dilaksanakan 28 operasi SAR.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 operasi merupakan kecelakaan laut, sedangkan delapan lainnya merupakan operasi penyelamatan kondisi membahayakan manusia,” katanya.

Dari seluruh operasi tersebut, SAR berhasil menyelamatkan 45 orang. Sementara itu, sebanyak 10 korban ditemukan meninggal dunia dan enam orang hingga kini masih dinyatakan hilang.

Sumber, Antara

Exit mobile version