Gaspol 2026! BP Batam Bangun 4 Jalan Strategis, Dongkrak Akses Industri dan Ekonomi

BP Batam membangun 4 jalan strategis pada 2026. Proyek ini memperkuat akses industri, memperlancar mobilitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi Batam.
BP Batam membangun 4 jalan strategis pada 2026. Proyek ini memperkuat akses industri, memperlancar mobilitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi Batam.

BATAMCLICK.COM: Badan Pengusahaan (BP) Batam mengebut pembangunan infrastruktur jalan pada 2026. BP Batam memastikan empat ruas jalan strategis dibangun dan ditingkatkan untuk mendukung aktivitas masyarakat serta memperkuat kawasan industri Batam.

Pembangunan ini untuk memperlancar konektivitas, memangkas waktu tempuh, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala Biro Umum BP Batam, M. Taofan, menegaskan bahwa pembangunan empat jalan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing Batam.

BP Batam menargetkan peningkatan kualitas jalan di titik-titik vital yang menopang mobilitas warga dan distribusi logistik industri.

Jalan Gajah Mada Jadi Proyek Utama

BP Batam membangun Jalan Gajah Mada sepanjang sekitar 1,3 kilometer. Ruas ini menghubungkan Landing Point Fly Over Sei Ladi dengan Simpang Laluan Madani.

BP Batam mengembangkan jalan ini menjadi enam lajur dua arah, dengan tiga lajur di setiap sisi. BP Batam mengontrak proyek ini dengan nilai Rp 140 miliar dan mulai mengerjakannya sejak Januari 2026.

Jalan R. Suprapto Perkuat Akses Kawasan Industri

BP Batam juga meningkatkan Jalan R. Suprapto dari Simpang Batamindo menuju Dam Mukakuning sepanjang 1,4 kilometer.

BP Batam membangun jalan ini menjadi empat lajur dua arah. Proyek ini memperkuat akses menuju kawasan industri Mukakuning. BP Batam mengalokasikan anggaran Rp 50,8 miliar dan memulai pekerjaan pada Januari 2026.

Dua Jalan Industri Masuk Tahap Perencanaan

BP Batam menyiapkan dua proyek jalan lain yang masih berada dalam tahap perencanaan. Jalan Kawasan Industri Tanjung Gundap sepanjang 1,7 kilometer dan Jalan Kawasan Industri Kabil sepanjang 1,5 kilometer.

BP Batam mengalokasikan anggaran Rp 27 miliar untuk masing-masing proyek jalan tersebut.

Infrastruktur Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Taofan menegaskan bahwa BP Batam membangun infrastruktur untuk memperkuat ekonomi dan meningkatkan daya saing daerah.

“Dengan infrastruktur yang memadai, kami mendorong aktivitas ekonomi dan industri Batam agar tumbuh semakin kuat dan kompetitif,” ujar Taofan, Rabu (7/1/2026).

Komitmen Pimpinan BP Batam

BP Batam di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra terus mempercepat pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

BP Batam optimistis pembangunan empat jalan strategis ini menjadikan Batam semakin menarik bagi investor dan semakin berperan dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Exit mobile version