BP Batam tata wajah kota lewat penghijauan hingga pembangunan taman

Batamclick.com,
Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau (Kepri), meningkatkan penataan wajah kota melalui penghijauan, peningkatan jalanan pedestrian, pengembangan penerangan jalan umum, serta pembangunan taman untuk mewujudkan Batam yang lebih hijau, bersih, dan nyaman.

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra mengatakan pembangunan fisik yang dilakukan saat ini merupakan bagian dari upaya menjawab kebutuhan kota yang terus berkembang, termasuk dari sisi kualitas lingkungan perkotaan.

“Batam berkembang sangat cepat sebagai pusat industri dan investasi. Karena itu, infrastruktur dasar harus mampu mengimbangi pertumbuhan tersebut agar aktivitas ekonomi berjalan lancar dan masyarakat dapat menikmati lingkungan yang lebih nyaman,” kata Li Claudia dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Jumat.

Penataan ruang publik tersebut antara lain dilakukan melalui penanaman dan penempatan tanaman bougenville di sejumlah ruas jalan utama.

Penghijauan telah terlihat di Bundaran BP Batam, sejumlah bundaran di Batam Centre, hingga kawasan Sei Panas dan KDA.

Penataan tanaman bougenville juga direncanakan di sejumlah titik lain, seperti Simpang STC di Sekupang, ruas jalan menuju Tanjung Riau, arah menuju Temiang, serta kawasan Simpang Lapangan Mini Soccer.

Selain penghijauan, BP Batam menyiapkan penataan taman dan kawasan hijau pada sejumlah aset yang dikelola BP Batam. Kegiatan tersebut ditargetkan mulai berjalan dalam satu hingga dua bulan ke depan.

Beberapa lokasi yang masuk dalam rencana penataan yakni Taman VIP Bandara Hang Nadim, Taman Manggis, Bundaran depan BP Batam, pedestrian Batam Centre, lereng kawasan Bandara Hang Nadim, taman bahu Jalan Sudirman, Bundaran Rajawali Bandara, Bundaran Bandara, serta lereng Southlink.

Menurut dia, BP Batam juga menyiapkan penataan kawasan kebun pertamanan Sei Temiang.

Penataan tersebut, lanjutnya, diarahkan untuk mengoptimalkan operasional kebun pertamanan, menambah penghijauan, mengembangkan sarana pendukung, serta membangun lingkungan hijau yang produktif.

Di sisi penerangan, BP Batam juga menyiapkan penerapan sistem Smart Integrated PJU yang memungkinkan pemantauan titik penerangan jalan secara real time, terutama pada ruas-ruas jalan utama.

Rencananya terdapat sekitar 1.900 titik tiang PJU dan jumlah lampu yang sama yang akan dipasang pada sejumlah ruas utama, di antaranya Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Hang Tuah, Jalan Ahmad Yani, Jalan S. Parman, Jalan Central Raya, Jalan Letjen Suprapto, serta Jalan Hang Jebat.

Sistem pemasangan akan disesuaikan dengan kondisi jalan, termasuk penempatan pada sisi jalan maupun penggunaan tiang dengan konsep dua lampu dalam satu titik.

Li Claudia mengatakan kualitas lingkungan perkotaan juga menjadi bagian dari daya tarik Batam sebagai kota industri dan investasi.

“Investor tentu melihat banyak aspek. Selain infrastruktur dan kemudahan investasi, mereka juga memperhatikan bagaimana sebuah kota ditata, kebersihannya, kenyamanan lingkungannya, serta kualitas hidup masyarakatnya,” ujar dia.

Menurut dia, penataan tersebut diharapkan berjalan seiring dengan pertumbuhan Batam sehingga perkembangan kota tidak hanya ditandai dengan pembangunan fisik dan aktivitas ekonomi, tetapi juga kualitas ruang publik dan lingkungan yang semakin baik.

Sumber, Antara

Exit mobile version