Batamclick.com,
Tim SAR gabungan Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mengerahkan helikopter untuk memperluas pencarian terhadap KM Samudra Jaya Kelautan yang dilaporkan hilang kontak di perairan setempat.
Kepala Kantor SAR Natuna Abdul Rahman dikonfirmasi dari Natuna, Selasa, mengatakan pengerahan unsur udara dilakukan pada Selasa yang merupakan hari kedua operasi pencarian, guna mempercepat penyisiran area yang diduga menjadi lokasi hilangnya kapal.
“Tim telah melaksanakan pemantauan udara di empat titik pencarian dengan rute Matak-empat titik area pencarian-Matak dalam rangka mendukung operasi SAR hari kedua terhadap KM Samudra Jaya Kelautan,” katanya.
Ia menjelaskan pemantauan udara menggunakan helikopter Sikorsky S-76C++ PK-PUW milik PT Medco Energy International Anambas yang dioperasikan Pelita Air Service.
Menurutnya, penggunaan helikopter memungkinkan area pencarian diperluas sehingga proses penyisiran dapat dilakukan lebih cepat dibandingkan hanya mengandalkan unsur laut.
Selain melalui udara, operasi SAR juga dilakukan melalui unsur laut dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Natuna. Namun, lanjut dia, tim SAR belum menemukan tanda-tanda keberadaan KM Samudra Jaya Kelautan maupun empat awak kapal yang berada di dalamnya.
Kantor SAR Natuna mencatat KM Samudra Jaya Kelautan merupakan kapal barang berukuran 10 Gross Ton (GT), yang berlayar dari Air Sena, Tarempa, menuju Batam pada Sabtu (1/8) dengan membawa muatan ikan. Kapal dijadwalkan tiba di Batam pada Minggu (2/8).
Namun hingga Senin (3/8) belum memberikan kabar, sehingga dilaporkan hilang, kemudian dilakukan operasi SAR pada hari laporan diterima.
“Keempat awak kapal itu meliputi Samsul Bahri (54), Azan (41), Awang (65) dan Handay Yadi (40),” ujarnya.
Untuk mempercepat pencarian, kata dia, Kantor SAR Natuna juga telah mengirimkan telegram koordinasi kepada Kantor SAR Tanjungpinang dan Maritime Rescue Coordination Centre (MRCC) Putrajaya, Malaysia.
Operasi SAR melibatkan Pos SAR Anambas, Lanal Tarempa, BPBD Kabupaten Kepulauan Anambas, SROP Tarempa, HNSI Kabupaten Kepulauan Anambas, serta dukungan unsur udara PT Medco Energy International Anambas.
Abdul Rahman mengatakan kondisi cuaca selama operasi pencarian relatif mendukung dengan angin bertiup dari selatan sekitar 12 knot, jarak pandang mencapai 10 kilometer, dan cuaca berawan.
Ia menegaskan pencarian akan terus dilakukan dengan mengoptimalkan seluruh unsur laut dan udara hingga keberadaan KM Samudra Jaya Kelautan beserta awak kapal diketahui.
“Kami juga mengimbau nelayan maupun pelaut yang melintas di sekitar perairan Anambas agar segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan kapal yang dicari,” katanya.
Sumber, Antara
