Cuaca Ekstrim, Sejumlah Titik di Kecamatan Majenang Terdampak Banjir dan Longsor

Cilacap – Lagi- lagi bencana alam terjadi di wilayah Kecamatan Majenang, yang disebabkan hujan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut pada Selasa (01/12), sehingga mengakibatkan sebagian wilayah di Kecamatan Majenang terdampak banjir dan longsor.

Kali ini, Banjir terjadi di Desa Padangjaya Dsn. Kroya Rt 01/12, Desa Padangsari Dsn. Bendasari Rt 01/04, Dsn. Mulyasari Desa Mulyasari, Dsn. Benda Rt 3/11 Desa Cilopadang, Kecamatan Majenang, tepatnya di wilayah teritorial Koramil 13/ Majenang.

Terkait penanganan bencana alam di wilayah binaanya, Danramil 13/ Majenang Kapten Inf Agus Sudarso memerintahkan seluruh anggota Babinsanya agar bersiaga di wilayah binaan masing-masing untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam tersebut. Rabu, (2/12/20).

BACA JUGA:   Aparat TNI Jajaran Kodim 0703/Cilacap Bersama Aparat Kepolisian Amankan Pendistribusian Vaksin

“Sejak Selasa malam hingga rabu sore, Babinsa Koramil 13/ Majenang terus bersiaga mengantisipasi terjadinya bencana alam. Di wilayah Kecamatan Majenang sebanyak 12 titik desa terkena bencal dampak hujan selasa kemarin. Sumber banjir berasal dari luapan Sungai yang mengakibatkan tanggul sungai Cilopadang yang melintasi perkampungan warga,”

Terparah terjadi Desa Mulyasari, karena letak wilayahnya termasuk dataran rendah. Sehingga setiap terjadi hujan dengan intesitas tinggi, wilayah Desa tersebut selalu terdampak banjir maupun banjir kiriman.

“Babinsa Koramil 13/Majenang segera membantu warga yang terkena banjir, membantu mengevakuasi warga dan perabotan milik warga yang terendam banjir, pembersihan penyemprotan lumpur – lumpur di tempat ibadah Masjid, musholla, rumah dan Jalan umum pasca banjir, “tambahnya.

BACA JUGA:   Babinsa Lomanis Dampingi Petugas BPN Lanjutkan Pengukuran Tanah

Dia menegaskan, kegiatan pembersihan lumpur ini akan terus berlanjut sampai masyarakat benar- benar merasa nyaman. Babinsa juga menyediakan tempat untuk pengungsian sementara yang lebih aman.

“Selain bencana banjir, longsor juga terjadi di wilayah Koramil 13/Majenang. Tanah longsor terjadi di Dsn. Cibungkul Rt 05/05 Desa Boja, Dsn. Jati Gembol Ds. Sepatnnggal, Dusun Cirangkong Desa Bener, Dusun Cikupa Desa Sadabumi, Dusun Cipancur Desa Ujungbarang, Desa Pengadegan, Desa Salebu, Desa Cibeunying,” terangnya.

BACA JUGA:   Babinsa Lomanis Dampingi Petugas BPN Lanjutkan Pengukuran Tanah

Akibat longsor itu beberapa titik desa terisolasi, karena aset jalan yang menghubungkan beberapa desa tersebut tertutup tanah longsor sepanjang ± 50m bahkan sampai amblas dan juga menimpa rumah warga an Tarmojo (58) Rt 004/004 Desa Sepatnunggal Dusun Jati Gembol, Kasrudin Al Kartib (58) Rt 05/05 Dsn. Cibungkul Ds. Boja, Wiraswasta. an. Hj Suki (65) Rt 04/13 Desa Salebu Kecamatan Majeñang.

“Personel Koramil 13/Majenang yang dipimpin Pelda Muriyanto, sudah berkoordinasi dengan aparat setempat agar membuka akses jalan dan melaksanakan Karya bakti pembersihan puing-puing rumah terkena longsoran dibantu oleh puluhan warga setempat,” tegasnya. Oke