Lewat Gotong Royong Bright PLN Batam Bangkitkan Kembali Budaya Masyarakat

Vice President Public Relation Bright PLN Batam, Samsul Bahri, SH, MH memungut sampah di kolong rumah warga.
Vice President Public Relation Bright PLN Batam, Samsul Bahri, SH, MH memungut sampah di kolong rumah warga.

BATAMCLICK.COM: Peduli akan kebersihan lingkungan dan kembali menghidupkan semangat budaya kebersamaan di tengah masyarakat Batam, Bright PLN Batam menggelar kegiatan gotong royong di Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, Batam Kepulauan Riau, Selasa (3/12/2019) pagi.

Vice President Public Relation Bright PLN Batam, Samsul Bahri, SH, MH menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian PLN Batam, kepada masyarakat.

“Kegiatan ini termasuk salah satu kegiatan CSR kita, yag bertujuan untuk membina dan memberikan perhatian lebih kepada masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan bertajuk “Gotong Royong CSR Peduli Lingkugan” ini, bright PLN Batam menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam melaksanakan gotong royong (Goro) di Kelurahan Tanjungriau.

Kegiatan diawali dengan memberikan bantuan 50 buah bak sampak kepada masyarakat setempat. Setelah itu dilanjutkan dengan melaksanakan kegiatan gotong royong di RW 01 dan RW 02 Tanjungriau.

Sekitar 200 orang yang terdiri dari Satgas DLH Batam, jajaran bright PLN Batam, pihak kelurahan dan masyarakat di dua RW membersihkan lingkungan sekitar.

Mereka beramai-ramai melakukan aksi gotong royong memungut sampah yang ada di sekitar pemukiman warga, khususnya yag berada di tepi pantai.

Seluruh sampah yang dipungut dimasukkan ke dalam plastik berukuran besar, selanjutnya diangkut ke atas mobil sampah yang dikerahkan DLH Batam. Masyarakat, Satgas DLH dan semua peserta yang terlibat sangat antusias mengikuti kegiatan ini.

Ditambahkan Samsul, kegiatan Goro ini juga masih merupakan rangkaian HUT ke-19 bright PLN Batam dan Peringatan ke-74 tahun Hari Listrik Nasional.

“Kita ketahui bahwa masalah sampah di Batam ini perlu memdapat perhatian serius sehingga lewat program CSR bright PLN Batam ini kami sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama membersihkan lingkungan kita.

“Dengan selesainya kegiatan gotong royong ini maka selesai juga rangkaian kegiatan HUT bright PLN Batam. Ini menjadi kegiatan penutup,” ujarnya.

Selain kegiatan Goro, bright PLN Batam juga memberikan bantuan 50 bak sampah dan juga bingkisan bagi 100 anggota Satgas DLH Batam yang terlibat dalam kegiatan ini.

Kabid Perlindungan DLH Kota Batam, Amjaya Achmad menyambut baik kegiatan gotong royong yang dilaksanakan bersama bright PLN Batam. DLH Batam, kata Amjay, telah berkoordinasi dengan PLN Batam terkait lokasi gotong royong dan dipilihlah Kelurahan Tanjungriau, tepatnya di pantai pasang surut Tanjungriau.

“Lokasi Tanjungriau kita pilih karena sampah sekitar sini cukup banyak sehingga butuh perhatian untuk kita bersihkan bersama-sama. Dengan kegiatan ini, kita harapkan bisa membangun kebersaman di antara masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

“Total seluruh Satgas yang turun hari ini ditambah tim dari DLH sebanyak 130 orang. Kalau kita lihat, ada sekitar 200 warga yang terlibat dalam aksi gotong royong ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, bright PLN Batam telah melakukan serangkaian kegiatan CSR memperingati Hari Listrik Nasional dan HUT bright PLN Batam. Di antaranya Batam menanam pohon Tabebuya di lingkungan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Tanjung Uncang, Selasa (12/11/2019).

Selain menanam pohon, bright PLN Batam juga memberikan 50 bak sampah bagi warga sekitar sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Ada sekitar 200 bibit pohon Tabebuya yang ditanam di kawasan ini.

Bright PLN Batam juga menggelar kegiatan bertajuk Penghijauan Kampung Wisata Binaan CSR bright PLN Batam yang dilakukan di Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang Kota Batam, Provinsi Kepri, Rabu (20/11/2019) pagi.

Sebanyak 200 pohon jenis Tabebuya diserahkan/ditanam secara langsung oleh manajemen bright PLN Batam bersama instansi terkait dan masyarakat setempat di kawasan tersebut.

Selain itu, manajemen bright PLN Batam juga menyerahkan 50 bak sampah untuk warga dan perangkat desa serta kelurahan.(bos)