Road to PON XXI Aceh-Sumut, 2024Target Emas dari Cabor Super Prioritas

Batamclick.com, Hujan merinai di pagi hari. Itu tak membuat Alun-alun Engku Putri menjadi sepi. Justru di Minggu (3/3) pagi, dataran di depan Kantor Pemko Batam jauh lebih ramai. Banyak pelari. Mereka sangat happy. Pelari dari pelbagai kalangan: ada yang profesional, juga penghobi. Tak sedikit juga iseng ikut lari demi berharap hadiah yang diundi.

Berkumpulnya para pelari itu sebagai tanda ‘hitung mundur’ dimulai: Road to PON XXI Aceh-Sumut. “Kita pilih tema Fun Run,” sebut Usep RS, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Pemilihan kata ‘Fun’ tentu sejurus dengan inti utama agenda itu yakni menyambut gembira multievent empat tahunan PON. “Apalagi pada PON kali ini, jumlah cabor di Kepri yang lolos jauh lebih banyak dibanding periode lalu yang dihelat di Papua,” sebut Usep.

Gaung itu harus dibesarkan. Masyarakat Kepri harus tahu: sebentar lagi putra-putri terbaik Kepri akan ‘unjuk gigi’. Adu gengsi. Demi mengharumkan nama Kepri. “Bicara prestasi olahraga, semua pihak harus dilibatkan,” sebut Usep. Maka, dipilihlah Fun Run untuk menginformasikan pada semua lapisan masyarakat bahwa Kepri akan mengirim 112 atlet untuk PON XXI Aceh-Sumut.

 Awalnya, panitia hanya menargetkan seribu peserta. Nyatanya, pendaftar nyaris menyentuh angka 1.700 orang. “Sangat antusias,” imbuhnya.

Rangkaian acara Fun Run dimulai sejak jam 06.30 WIB. Runner yang sudah mendaftar terlebih dahulu memasukan kupon undian. Sebelum lari, pemanasan dulu. Senam bersama. Setelahnya, bergeser ke garis start.

“Santai saja. Yang penting fun,” kata Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kepri, M Iksan. Sebelum bendera start diangkat, Iksan berpesan, “Sesuai tema kita hari ini, Fun Run, tentu dulu-duluan bukan tujuan utama kita.”

Itu disambut guyon oleh peserta, “Fun, tapi tetap harus finish paling depan.”

Iksan, yang pagi itu juga didampingi oleh Kadispora Batam, Zulkarnain, menanggapi senang candaan itu. “Itu benar, tapi keselamatan paling utama. Intinya, agenda kita pagi ini, tujuan utamanya adalah bergembira menyambut PON yang akan dilaksanakan di Aceh dan Sumut,” sebut Iksan.

BACA JUGA:    Bungkam Dinas Perpustakaan dan Kecamatan Batuampar, Tim Tenis Meja Bapenda Batam Lolos Juara Grup

Peserta bersiap. Pagi itu, banyak di antaranya yang datang untuk menang. Lengkap dengan tampilan outfit yang keren. Ada yang memakai sepatu super mahal, ada pula yang nyeker tanpa alas kaki. Pria dan wanita. Rentang usia di bawah sepuluh hingga sepuh. Semuanya gegas berlari saat bendera diangkat.

“Panitia menyediakan medali untuk pelari yang duluan masuk finish. Sepuluh untuk putra, sepuluh untuk putri,” sebut Suyono, Ketua Panitia Pelaksana Fun Run KONI Kepri. “Ada bonusnya juga,” imbuhnya.

Wakil Ketua KONI Kepri ini, menyebut, semua peserta Fun Run dan masyarakat yang hadir mendapat kupon undian. “Banyak hadiah lucky draw,” sebutnya. Sepeda motor, sepeda, mesin cuci, dispenser, setrika, kipas angin, kompor gas, voucher itu merupakan sumbangan dari sejumlah sponsor untuk diundi dan dibagikan pada masyarakat yang pagi itu hadir di Alun-alun Engku Putri. Itu semua didapat dari hasil ‘tungkus-lumus’ panitia selama dua pekan terakhir.

Sepeda motor pertama yang diundi merupakan sumbangan dari Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina. Kupon undian langsung dicabut Marlin. Seorang wanita muda yang beruntung sangat senang mendapatkan motor bebek itu. “Tak nyangka dapat motor,” ia terharu.

Setelah memberikan sepeda motor, Marlin menyampaikan kata sambutan untuk membakar semangat atlet. “Kita optimis juara. Meningkatkan prestasi. Untuk meraih semua itu, tentu diawali dengan semangat,” ujar Marlin. Walakin, untuk mencapai target yang sudah ditetapkan, Marlin menyadari dukungan anggaran dari Pemerintah Daerah sangat menentukan. “Tugas dari atlet dan pelatih adalah tetap semangat berlatih. Tetap optimis bisa juara. Kita berikan yang terbaik untuk Kepri,” pesan Marlin.

Masuk pada inti acara: memperkenalkan atlet-atlet yang lolos PON XXI Aceh-Sumut 2024 kepada masyarakat Kepri. Mereka dipanggil ke depan. Dihadapan para pejabat yang hadir, atlet-atlet itu diberi ‘panggung’. “Mereka dari 29 cabor,” kata Ketum KONI Kepri, Usep RS, memperkenalkan atlet-atlet tersebut. “Ada layar, jujitsu, silat..,” Usep menyebut satu per satu cabor yang lolos. “Total 112 atlet,” sebut Usep yang disambut tepuk tangan meriah oleh pejabat dan masyarakat Kepri yang hadir di panggung utama Alun-alun Engku Putri.

BACA JUGA:   Polisi Perkosa Gadis Remaja Terancam 15 Tahun Penjara

Walau jumlah atlet dan cabor yang lolos PON XXI Aceh-Sumut 2024 jauh lebih banyak dibandingkan PON XX Papua, Usep menyebut tidak puas sampai di situ. “Target berikutnya adalah meningkatkan perolehan medali emas pada PON di Aceh-Sumut nanti. Kita target sepuluh medali emas,” ujarnya.

Guna mendulang medali emas itu, KONI Kepri telah berstrategi dalam persiapan, termasuk di antaranya memetakan target dari masing-masing cabor yang lolos. “Dari hasil Pra PON, Porwil dan beberapa event, KONI Kepri telah memetakan kekuatan masing-masing cabor. Ada beberapa cabor yang masuk super prioritas. Ini harapan kita yang peluangnya besar meraih medali emas,” jelas Usep.

Menjelang pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut, 8-12 September 2024 itu, beberapa program akan dilaksanakan. “Termasuk segera melaksanaan TC terpusat,” sebutnya. Diakui Usep, keluhan banyak atlet Kepri saat ini adalah belum adanya anggaran pembinaan untut pemusatan latihan atlet. Namun Usep mengaku, jajaran pengurus KONI Kepri tidak diam berpangku tangan. Dia bersama tim terus berjuang agar anggaran yang dikucurkan daerah sesuai dengan harapan.

“Untuk meraih prestasi olahraga, kita melibatkan semua pihak. Tidak hanya berharap dari pemerintahan daerah, tapi pihak swasta dan personal pun kita gandeng. Termasuk untuk agenda Fun Run kita hari ini, hadiah-hadiah lucky draw ini banyak juga dari pihak swasta,” katanya.

Danang, atlet Jujitsu Kepri yang lolos PON berharap, semoga Fun Run ini tak hanya sekadar seremonial semata. “Agenda seperti ini (fun run), memang perlu. Di momen seperti ini, kita bisa mengajak masyarakat Kepri untuk sama-sama bergembira menyambut PON. Sekalian, kita juga minta do’a dan dukungannya,” sebut pelajar kelas XII SMK ini.

BACA JUGA:   Polsek Bengkong Sampaikan Imbauan Antisipasi C3

Namun untuk meraih prestasi, atlet dan pelatih butuh dukungan nyata berupa anggaran pembinaan. Kita semua tahu, banyak provinsi sudah menggelar pemusatan latihan,” sebut atlet kelas 69 Kg Newaza Putra ini. Pada Babak Kualifikasi (BK) PON lalu di Bekasi, Danang berhasil meraih perak. Dia hanya kalah oleh atlet Jawa Barat. “Sebenarnya hasil BK PON itu bisa jadi ukuran kita untuk hasil PON di Sumut nanti,” sebut Danang. Sebab, untuk cabor Jujitsu, BK PON mempertemukan semua provinsi. Setiap kelas, hanya mempertandingkan delapan provinsi di PON XXI. “Dua sudah menjadi jatah tuan rumah, maka hasil BK PON lalu, hanya enam besar yang berhak tampil pada PON nanti,” jelas Danang.

Walau pertandingan PON XXI nanti seperti ‘laga ulang’, namun peta kekuatan bisa saja berubah. Sebab, masing-masing provinsi yang lolos PON punya kekuatan anggaran yang berbeda-beda. “Tapi, seperti pesan pelatih, tugas kami hanya berlatih. Memberikan yang terbaik untuk Kepri. Ya, saya sudah bertekat untuk meraih medali emas,” ujarnya optimis. Sejauh ini, walau belum ada anggaran pemusatan latihan dari KONI Kepri, sejumlah cabor sudah menggelar pemusatan latihan secara mandiri.

Selain dihadiri Wagub Kepri, Fun Run ini juga dihadiri oleh Ketum KONI Batam, Rani Rafitriyani; jajaran Kepala Dinas di lingkup Pemrov Kepri dan Pemko Batam; Pengurus Cabor; Anggota DPRD; Wakil Ketua KONI dan jajaran serta tamu undangan dari berbagai instansi pemerintah dan swasta.