Natuna – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Natuna memimpin kegiatan pembagian Bendera Merah Putih kepada para nelayan pesisir di kawasan Pelabuhan Pering, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan tersebut turut didukung oleh para Bhabinkamtibmas bersama Polsek jajaran Polres Natuna yang secara serentak melaksanakan pembagian Bendera Merah Putih di wilayah binaan masing-masing. Sinergi tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan serta memperkuat rasa cinta tanah air di tengah masyarakat.
Personel Satpolairud menyambangi para nelayan yang sedang beraktivitas di pelabuhan maupun yang baru kembali melaut. Selain membagikan Bendera Merah Putih, personel juga mengajak masyarakat pesisir untuk mengibarkan Bendera Merah Putih sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan sekaligus wujud persatuan bangsa.
Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Effendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla melalui Kasat Polairud Ipda GK. Sembiring menyampaikan bahwa pembagian Bendera Merah Putih merupakan bagian dari upaya Polri membangun semangat nasionalisme hingga ke wilayah pesisir dan pulau-pulau terdepan.
”Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan semangat kemerdekaan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk para nelayan yang menjadi garda terdepan di wilayah perbatasan. Mengibarkan Merah Putih adalah wujud cinta kepada bangsa sekaligus pengingat bahwa kita memiliki tanggung jawab bersama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Bagi masyarakat Natuna, khususnya para nelayan, Bendera Merah Putih bukan sekadar simbol negara, tetapi juga lambang kedaulatan yang berkibar di wilayah perairan Indonesia. Kehadiran Satpolairud Polres Natuna di tengah masyarakat pesisir diharapkan semakin mempererat hubungan Polri dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat persatuan, gotong royong, dan nasionalisme.
Melalui kegiatan ini, Satpolairud Polres Natuna menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus menjaga semangat kebangsaan di Ujung Utara Indonesia.
(Dy)
