GUBERNUR KEPRI DAN 5 PEGAWAI PEMPROV POSITIF CORONA

BATAMCLICK.CO.: Gubernur Kepulauan Riau Isdianto positif Covid usai menjalani tes swab.

Hal ini setelah seorang pengawal pribadi (walpri) gubernur dinyatakan positif corona.

Isdianto mengatakan, kondisinya sejauh ini baik-baik saja. Kabar mengenai hasil swab diakui Isdianto disampaikan langsung oleh Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) di Kota Batam kepadanya.

“Kondisi saya alhamdulillah baik-baik saja. Masyarakat tidak usah khawatir. Saya juga pastikan kegiatan administrasi pemerintahan akan berjalan,” ujar Isdianto ketika dihubungi Batamnews, Jumat (31/7/2020) malam.

Ia sendiri sebenarnya masih sangsi dengan hasil tes swab terbaru. 

“Saya sendiri juga masih ragu. Tapi yang jelas kita sudah ambil langkah sebelumnya meminta semua orang yang ikut kegiatan gubernur beberapa waktu lalu tes swab,” sebutnya

Sebenarnya Isdianto yang baru saja dilantik sebagai gubernur Kepri definitif di Istana negara sudah melewati rapid tes hingga tes swab sebelum pelantikan itu. Dan hasilnya negatif.

BACA JUGA:   Ambisi Luhut Kembangkan Pesawat Amfibi Made in RI Buat Pariwisata

“Saya pas kegiatan di istana kemaren itu negatif. Tapi yang pasti saya sampaikan jika kondisi saya saat ini baik baik saja. Saya juga imbau masyarakat Kepri untuk terus menjalankan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Gubernur Isdianto kemungkinan tertular dari pengawal pribadinya (walpri). Pada saat pelantikan di Istana Negara, walpri Isdianto, DPS tidak ikut ke dalam istana negara. 

Selain DPS, kekinian walpri lainnya HU juga terkonfirmasi positif hari ini.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Tjetjep Yudiana menyebutkan dugaan kuat jika sumber penularan dari walpri DPS.

“Dia sempat ke Medan dan langsung ke Jakarta saat itu untuk bergabung dengan rombongan (acara pelantikan gubernur definitif),” sebut Tjetjep.

Pada saat di Jakarta, DPS dikabarkan sempat mengalami demam. 

“Pas di Jakarta yang bersangkutan sempat demam. Tapi karena tidak masuk ke istana, jadinya saat itu tidak dites swab bersama rombongan lain,” ujar Tjetjep.

BACA JUGA:   Gara-gara Corona, Pembangunan Infrastruktur Jadi Nggak Maksimal

Diduga adanya transmisi terjadi saat sesi foto di hotel, sebelum kembali ke Tanjungpinang.

Saat ini ratusan orang termasuk pejabat Kepri dan pihak lainnya yang ikut dalam kegiatan penyambutan gubernur di bandara hingga beberapa kegiatan lainnya menjalani tes swab hingga beberapa hari ke depan. 

Tes swab juga dilakukan terhadap sejumlah wartawan yang meliput kegiatan gubernur beberapa hari ini.

5 Staf Pemprov Terjangkit Juga

Sebanyak 5 orang staf yang sehari hari bertugas di bagian Rumah Tangga, Sekretarian Gubernur dan Pengawal Pribadi di Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, positif Corona. Mereka bertugas melayani kebutuhan Gubernur Kepri Isdianto.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang, Jumat, mengaku baru menerima hasil pemeriksaan dengan metode PCR terhadap 5 orang staf yangbterdiri 2 Pengawal Pribadi, 1 staf sketariat gubernur dan 2 orang staf bagian rumah tangga.

BACA JUGA:   Mau Rapat di Kantor Saat Pandemi? Perhatikan Dulu 5 Hal Ini!

“Data itu dari hasil swab pada 28 Juli 2020. Saya juga diambil swab pada saat itu, dan hasilnya negatif,” ujarnya.

Tjetjep mengatakan seluruh staf di Pemprov Kepri yang positif COVID-19 kini menjalani karantina.

“Saya pribadi juga akan uji swab kembali untuk memastikan tidak tertular COVID-19,” katanya.

Tjetjep mengemukakan tim tenaga kesehatan masih menelusuri orang-orang yang kontak erat dengan lima pasien baru COVID-19 tersebut.

“Sampai sekarang kami baru menerima data itu. Sementara hasil swab dari pejabat lainnya belum diterima dari Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam,” ujarnya.

Sementara itu Karo Humas Protokol dan Penghubung Pemprov Kepri, Zulkifli mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil swab untuk para pegawai di jajarannya.

“Kami masih menunggu, semoga negatif semuanya,” harap Zul.(suara/bos)

telah terbit di suara.com, editing bos.