Imun Iman, Jelang Pilkada Kepri

BATAMCLICK.COM: Hingga siang kemarin, Selasa (30/6/2020) perbincangan warung kopi nggak pake bakery, masih saja membahas bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri.

Dari masalah kisruh Partai Golkar yang menilai Marlin Agustina Rudi tak mampu menjadi wakil gubernur, sampai ke poros Dutamas, Soerya Respationo dan Iman Sutiawan.

“Kenapa Iman?” Itu salah satu pertanyaan yang menggelitik.

Dari sini borak-borak itu bermula.

Poros politik di Kepri memang tak jauh-jauh dari tiga partai besar, yang selalu diidentikkan dengan penyebutan poros Dutamas atau Merah, Poros Biru dan Poros Kuning.

Nama Soerya Respationo sebagai “Good Father” di poros merah tak terpungkiri.

Bahkan sejumlah tokoh politik di luar seragam merah pun, sangat segan dengan mantan Wakil Gubernur Kepri ini.

Setelah 5 tahun menjabat sebagai Wakil Gubernur mendampingi (alm) HM Sani, Soerya mengambil jalan sendiri.

“Pisah ranjang” pada Pilgub 2015, Ketua DPD PDIP ini mempersunting Ansar Ahmad, dari Partai Golkar menjadi pendampingnya.

“Pernikahan” itu ditempuh Soeryo (lazimnya disapa) dengan jalan berbelok-belok.

Ia memang “pria tampan”, sehingga tak tanggung-tanggung, dua kepala daerah dengan jam terbang yang telah teruji, “berebut” menjadi pasangannya.

Ia adalah Ansar Ahmad, Bupati Bintan yang kala itu telah 2 priode memimpin (10 tahun) belum termasuk masa Plt nya. Dan satu lagi Nurdin Basirun, Bupati Karimun yang juga sudah 2 priode memimpin.

Jelang hari H, Soeryo akhirnya menetapkan pilihan ke Ansar Ahmad, tentu dengan berbagai penilaian.

Nurdin Basirun, yang ditinggalkannya, cepat merubah haluan ke HM Sani, yang saat itu memang belum memiliki calon wakil.

Pilkada berlangsung sengit dengan gimik-gimiknya.

Soeryo-Ansar Ahmad harus mengakui keunggulan HM Sani-Nurdin Basirun, meski pun hanya sangat tipis.

Kini Pilkada Kepri kembali akan berlangsung, Nama HM Soerya Respationo, kembali masuk dalam bursa.

Politisi abangan di Kepri itu bakal nyalon lagi.

Siapa pendampingnya?

Disebut-sebut Iman Sutiawan, dari Partai Gerindra.

Iman adalah putra Kelahiran Pulau Kasu, Belakangpadang, Batam, Kepulauan Riau.

Ia mengawali kariernya dari pegawai Ditpam BP Batam, dulu bernama Otorita Batam.

Terjun ke dunia politik pertama kali di Partai Amanat Nasional (PAN).

Sempat menjadi Caleg di partai itu. Namun belum berjodoh dengan kursi empuk DPRD Batam.

Politisi muda ini akhirnya loncat ke Gerindra. Bintangnya mulai bersinar di partai yang dibidani oleh Pranowo Subianto ini.

Ia terpilih menjadi Anggota DPRD Batam dan langsung duduk di kurisi Wakil Ketua Dewan.

Iman bahkan pernah menjadi Plt Ketua Gerindra Kepri, sebelum akhirnya berpindah ke (alm) H Syahrul Walikota Tanjungpinang.

Di Batam, Iman termasuk orang yang dikenal. Sejak dua tahun silam, namanya sudah digadang-gadangkan sebagai pendamping HM Rudi, untuk Pilkada 2020 ini.

Tapi bagaimana di Kepri? Karena pemilih pada Pilkada Gubernur Kepri bukan saja masyarakat Batam.

Dari obrolan warung kopi itu, disimpulkan Iman harus kerja SUPER KERAS jika hendak namanya berkobar di seluruh pelosok negeri ini.

Terlebih saat Pilkada hanya tinggal menghitung hari lagi., Kuat kah daya tahan tubuh atau imun dari seorang Iman berpacu dengan waktu serta beragam kebiasaan pemilih?

Selamat bergerak Bro Iman, Semoga Sukses Menyertai Anda.(bos)