Pelayanan Administrasi Lancar Lewat PANDAWA, Berikut Tipsnya!

BATAMCLICK.COM, Batam – Sebagai salah satu langkah yang diambil untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19, PANDAWA (Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp) merupakan salah satu bentuk inovasi yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan menunjukkan dampak yang signifikan terhadap pelayanan tatap muka di kantor cabang.

Untuk wilayah Batam, sampai dengan bulan Februari 2021 jumlah peserta yang melakukan pelayanan administrasi melalui Whatsapp adalah sebanyak 4.522 layanan. Jumlah tersebut antara lain merupakan layanan pendaftaran baru, penambahan anggota keluarga, pengaktifan kembali kartu, pindah jenis kepesertaan, pelaporan peserta meninggal dunia serta perubahan data peserta dan lainnya.

Namun, menurut Nining Indira Khurokina selaku Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Batam, dari jumlah tersebut masih ada pelayanan yang tidak tuntas atau gagal diinput ke masterfile BPJS Kesehatan. Hal ini lantaran layanan melewati Service Level Agreement (SLA) atau peserta memilih jenis layanan yang tidak sesuai.

BACA JUGA:   Pemko Batam Rancang Rencana Strategis Perangkat Daerah 2021-2026

“Pelayanan melalui PANDAWA ini mewajibkan peserta membalas pesan dari admin dalam waktu 30 menit, jika tidak, peserta terpaksa harus mengambil tiket baru. Nah, sayangnya peserta terkadang tidak stand by untuk membalas pesan sehingga melebihi SLA 30 menit, sedangkan admin harus merespon pesan peserta yang lain. Dalam 1 hari, admin PANDAWA harus merespon 120-150 peserta,” kata Nining.

Agar layanan melalui PANDAWA dapat berjalan dengan lancar Nining berharap setiap peserta yang ingin memperoleh layanan melalui PANDAWA dapat mempersiapkan berkas pendaftaran dengan baik antara lain foto KTP, foto selfie dengan KTP, foto KK, dan foto halaman depan buku rekening BRI/BNI/Mandiri/BCA serta meluangkan waktu untuk membalas pesan dari admin tidak lebih dari 30 menit.

BACA JUGA:   Bangunan Tak Kunjung Berdiri, Konsumen Ruko Mitra Mall 2 Minta Kembali Uang

“Selain itu kami harapkan peserta dapat memilih opsi yang sesuai dengan layanan yang diinginkan. Sehingga layanan juga dapat diproses dengan cepat. Satu lagi yang juga penting, jika belum direspon tidak perlu mengirim pesan berulang-ulang, karena waktu tunggu akan lebih lama lagi,” kata Nining.

Elisabeth Adelina Bau adalah salah satu peserta yang berhasil mengakses layanan melalui PANDAWA. Peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) yang sudah non aktif ini melakukan pengalihan status kepesertaan menjadi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU).

“Saya puas dengan pelayanan administrasi BPJS Kesehatan lewat PANDAWA ini, mudah dan dapat dimengerti,” kata Elisabet, pada Rabu (31/03).

BACA JUGA:   Harbour Front Singapura Kembali Dibuka, Satu Lagi Permintaan Gubernur Ansar Ke Pusat yang Direalisasikan

Ia memilih opsi layanan ubah jenis kepesertaan karena ingin mengaktifkan kembali status kepesertaan pasca keluar dari perusahaannya yang dulu. Ia pun mengaku sudah mempersiapkan berkas yang diperlukan sehingga dapat merespon admin dengan cepat.

“Saya tidak perlu menunggu lama asalkan cepat merespon. Ini membantu sekali ya, kita tidak perlu mengantri juga di kantor,” kata Elisabeth.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *