Dishub Karimun Genjot PAD Dari Sektor Parkir, Usulkan 22 Titik Parkir Baru

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun, Fajar Horison. Foto: Istimewa
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun, Fajar Horison. Foto: Istimewa

BATAMCLICK.COM: Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tengah berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan cara mengajukan usulan tambahan 22 lokasi parkiran, yang tersebar di 12 Kecamatan.

Kadishub Kabupaten Karimun, Fajar Horison mengatakan, usulan 22 titik parkiran baru itu saat ini tengah dilakukan kajian, yang sebelumnya telah disampaikan kepada Bupati Karimun Aunur Rafiq soal rencana usulan tersebut.

“Saat ini ada 16 titik parkir, kemudian kita usulkan lagi sebanyak 22 titik. Kita juga telah menggelar pertemuan dengan Forum Lalulintas Polres Karimun dalam membahas rencana ini. Nah diluar dari titik-titik yang telah ada dan yang baru diusulkan itu merupakan kategori parkir liar,” jelas Fajar, Senin (11/2).

Oleh karena itu, titik parkir liar nantinya akan dilakukan penertiban oleh pemerintah daerah, bekerjasama dengan Polres Karimun.

Salah satu contoh penambahan seperti di sekitar Kolong Kecamatan Karimun, karena wilayah tersebut makin banyak toko, sehingga titik parkiran makin diperluas dan diajukan adanya penambahan lokasi parkir.

Mengenai target pendapatan, Fajar mengaku ditahun 2018 Dishub mampu menyetor kepada PAD sebesar Rp200 juta, dari yang ditargetkan adalah Rp168 juta. Sedangkan ditahun 2019 ini belum adanya target yang dibeirkan, karena masih menunggu usulan tambahan titik-titik parkir dari 22 lokasi yang diusulkan.

“Mudah-mudahan pendapatan dari parkir ini bisa lebih meningkat dibanding tahun lalu, apa lagi usulan yang kita sampaikan lebih dari dua kali lipat dari titik yang telah ada saat ini,” jelas Fajar.

Dishub kata Fajar, saat ini tengah gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai perda nomor 2 tahun 2018, tentang perparkiran. Yang saat ini telah dilakukan parkiran dengan sistim karcis.

“Kesadaran masyarakat saat ini masih kurang untuk meminta karcis kepada petugas, atau terkadang suka lupa minta karcis ke petugas. Nah ini yang perlu kita sosialisasikan,” tutup Fajar.(gan)