BATAMCLICK.COM,ANAMBAS – Siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Jemaja Timur, mendapatkan penyuluhan Napzah dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Anambas, bekerja sama dengan Kodim 0318 Natuna, Polres Anambas, dan Kejaksaan Cabang Natuna di Tarempa.

Bripka Riski Amaldo, Kepala Unit Pembinaan Pemolisian Masyarakat (Binpolmas) Polres Anambas, saat memberikan penyuluhan.
Bripka Riski Amaldo, Kepala Unit Pembinaan Pemolisian Masyarakat (Binpolmas) Polres Anambas, saat memberikan penyuluhan.

Erni Subhiyanti,S.pd, Kepala Sekolah SMKN 3 berharap, acara ini berjalan lancar, serta siswa dan siswi SMKN  maupun SMPN agar benar-benar mengikuti penyuluhannya, karena  sangatlah penting bagi siswa dan siswi.

Rais Nurdin, Kasi Kepramukaan Disdikpora Anambas, dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa, di hari ke enam ini pihaknya sampai ke Sekolah SMKN 3 Anambas, yang mana sebelumnya pihaknya sudah mengunjungi beberapa sekolah se-Kabupaten Anambas, diharapkan kepada siswa dan siswi agar serius mengikuti acara ini mengingat sosialisasi ini bertujuan untuk kepentingan siswa dan siswi itu sendiri, sehingga tidak terlibat dalam penggunaan Napzah atau Narkoba, serta pergaulan-pergaulan yang merusak diri. Pihaknya juga menyampaikan bahwa siswa dan sisiwi, adalah generasi penerus Bangsa.

Sementara itu, Bripka Riski Amaldo, Kepala Unit Pembinaan Pemolisian Masyarakat (Binpolmas) Polres Anambas, selaku Narasumber Napza mengatakan, Penggunaan Napza atau Narkoba sangatlah berbahaya bagi tubuh. Selain berbahaya yang akan mengakibatkan ketergantungan hingga kamatian, serta kerugian akan terjerat hukum yang diakibatkan oleh Napza atau Narkoba ini.

Salah seorang siswa SMKN 3 Gagas saat di konfirmasi mengatakan, penggunaan Napza atau narkoba serta jenis lainnya, yang merusak tubuh serta merugikan generasi putra-putri Indonesia, sebaiknya jauh-jauh bahkan kalau bisa jangan pernah mengenalnya, apa lagi menggunakannya.

“Tak ada gunenye selain merugikan kita, juge merugikan orang tua, sudah penat-penat disekolahkan kite, tapi kite jangankan nak balas budi same orang tue, ne malahan nyusahkan aje,” tuturnya sambil menyematkan bahasa melayunya,” (kasmir).