Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya memberikan keterangan terkait penangkapan WN Malaysia pemilik shabu 3 kilogram, Jumat (21/9) di Mapolres Karimun.

Shabu 3 Kilo Siap Edar Berhasil Digagalkan, Dibawa Dari Malaysia Lewat Jalur Illegal

BATAMCLICK.COM: Jajaran Polres Karimun mengamankan seorang pria asal Malaysia bernama MS bin AL (30), karena kedapatan membawa narkoba jenis shabu seberat 3073 gram dalam tiga paket besar.

Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya dalam keterangan resminya mengatakan, penangkapan terhadap MS dilakukan di Desa Pongkar Kecamatan Tebing pada Jumat pagi (21/9) sekitar pukul 07.00 WIB, di salah satu rumah warga Desa PongkarĀ  tempat dimana tersangka menumpang.

Saat diamankan, dari tangan MS didapati dua paket kecil sabu, satu paket diantaranya seberat dua gram dan satu paket lagi beratnya dibawa satu gram. Namun setelah digeledah tas ransel miliknya, didapati tiga paket besar narkoba jenis shabu yang memiliki berat berbeda-beda.

“Tersangka mengakui kalau tiga paket besar shabu ini miliknya, yang dibungkus dengan plastik teh cina. Lalu langsung kita amankan dan digiring ke Mapolres Karimun untuk proses lebih lanjut,” ucap Hengky di Rupatama Polres Karimun.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku baru sekali masuk ke Karimun melalui jalur gelap, yang langsung membawa tiga paket besar narkoba jenis shabu. Rencananya akan diedarkan di Karimun.

Hengky belum dapat memastikan apakah ada pelaku lain, karena saat ini masih dalam pengembangan.

“Masih kita dalami apakah ada komplotannya atau tersangka lain,” katanya.

Mengenai keterlibatan warga setempat yang sempat memberikan tumpangan kepada MS, Hengky mengaku antara tersangka dengan warga tidak saling kenal, hanya memberikan tumpangan sehingga dipastikan tidak ada kaitan dengan tersangka.

Karena tidak ditemukannya paspor milik tersangka, sehingga bisa dipastikan bahwa MS masuk ke wilayah Republik Indonesia dalam hal ini Kabupaten Karimun melalui jalur illegal.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain dua paket kecil shabu seberat dua gram lebih, tiga paket besar shabu yang memiliki berat berbeda. Kemudian kartu identitas tersangka atas nama MS berkebangsaan Malaysia, uang tunai RM 15, satu unit senter kecil, tas ransel, korek api, ponsel, rokok elektrik, pena, dompet dan jam tangan.

MS dikenakan pasal 112 dan pasal 114, dengan ancaman hukuman mati.(gan)