Dua Pencuri Perhiasan Dibekuk Polisi di Karimun

KARIMUN – Jajaran Satreskrim Polres Karimun berhasil mengamankan dua orang pelaku tindak pidana pencurian dan pemberatan (curat) pada Selasa (15/5) kemarin. Dengan barang bukti kejahatan yang didapati sebanyak 24 ponsel berbagai merek dan 32 jenis perhiasan.

Penangkapan pertama itu bermula ketika tim dari unit opsnal Polsek Kundur mendapatkan informasi bahwa pelaku akan menuju Tanjung Balai Karimun, sehingga berkoordinasi dangan Polres Karimun dan pada pukul 13.00 WIB berhasil menangkap pelaku atas nama Hastomo alias Acin (32) di Jalan Setia Budi Kelurahan Tanjungbalai Kecamatan Karimun.

Kemudian, pada hari yang sama pada pukul 17.00 WIB Satreskrim Polres Karimun  menangkap Joni alias Acun (28). Ia ditangkap Jalab Pangke Desa Pangke Kecamatan Meral Barat, yang merupakan hasil pengembangan dalam penangkapan pertama atas nama Hastomo alias Acin.

“Dari keterangan yang diperoleh berdasarkan pengakuan Hastomo alias Acin, dia mengaku telah melakukan pencurian di empat lokasi di Tanjungbatu Kecamatan Kundur. Saat kita amankan, hasil curiannya masih disimpan di Hotel New City Tanjungbalai Karimun tempat di mana dia menginap. Saat kami cek ternyata memang ditemukan puluhan barang bukti berupa handphone berbagai merek sesuai dengan laporan yang diterima Polisi,” kata Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik F, di Mapolres Karimun, Rabu (16/5).

Hastomo alias Acin pun sempat meminta bantuan kepada Joni alias Acun untuk menjualkan barang hasil kejahatannya. Kemudian Joni pun diamankan berikut barang bukti berupa perhiasan.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan Hastomo alias Acin di antaranya adalah tiga unit ponsel merek advan, lima unit ponsel merek nokia, delapan unit ponsel merek strawbery, tiga unit ponsel merk i-Cherry, dua unit ponsel merek hammer, satu unit ponsel merek mito, satu unit ponsel merk samsung, satu ponsel merek evercross, lima buah memori card 64 GB, lima lembar kartu perdana axis, 18 buah kalung perak, satu buah cincin perak dan uang tunai sejumlah Rp260 ribu.

Sedangkan barang bukti dari tangan Joni alias Acun berhasil diamankan 11 cincin emas dan dua kalung emas. Keduanya dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman hingga tujuh tahun penjara. (gani)