Pemprov Ingin Kebutuhan Pokok Terjamin


BATAMCLIK.com – Sekdaprov Kepri H. TS Arif Fadillah mengatakan ketersediaan bahan pokok menjadi prioritas pemerintah pada tahun 2018 sebagai upaya untuk menekan laju inflasi. Ketersediaan barang kebutuhan pokok dengan jumlah yang memadai, mutu baik dan harga yang terjangkau merupakan tugas bersama baik instansi pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha.

“Pemerintah Provinsi Kepri secara intensif melakukan berbagai kerjasama yang melibatkan pelaku usaha untuk menjamin pasokan barang kebutuhan pokok dan kepentingan masyarakat,” ujar Arif saat memberikan sambutan pada acara Rapat Koordinasi dan Identifikasi Harga Barang Kebutuhan Pokok Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (Puasa dan Hari Raya Idul Fitri 1439 H/2018 M) di Hotel CK, Tanjungpinang, Selasa (24/4).

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Perdagangan RI, pimpinan Bank Indonesia Batam, Kepala Bulog Riau Kepri, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepri, para pelaku usaha serta distributor.

Apalagi, kata Arif, saat ini menjelang bulan puasa dan akan memasuki Hari Raya Idul Fitri. Kebutuhan masyarakat akan bahan pokok mengalami peningkatan. Jika tidak dipantau dan dikendalikan maka akan memberatkan masyarakat.

“Jadi kebutuhan pokok ini harus perlu penanganan serius maka perlu kerja bersama,” ucap Arif.

Menjelang Ramadan ini menurut Arif akan terjadi peningkatan permintaan dari masyarakat akan beras, minyak dan gula. Oleh karena itu pastikan bahwa stok barang tersebut memadai disaat terjadi lonjakan permintaan.

“Jangan sampai permintaan terjadi lonjakan namun stok barang tidak ada, inilah yang menyebabkan harga cenderung naik,” ucapnya.

Arif berharap dengan dilaksanakannya rapat ini nantinya bisa menjamin ketersediaan suplai bahan pokok di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Riau dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat.

“Marilah kita menjaga ketahanan pangan melalui persediaan yang cukup, serta akses dan harga yang terjangkau oleh masyarakat,” ajak Arif.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri Burhanuddin dalam laporannya melaporkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah agenda tahunan dari Kementerian Perdagangan RI dalam rangka menjaga kestabilan harga menjelang hari-hari besar.

Untuk ketersediaan bahan pokok yang ada di wilayah Provinsi Kepulauan Riau, berdasarkan laporan dari Bulog menurut Burhanuddin, Kepri dalam posisi yang aman.

“Alhamdulillah dalam 3 bulan ke depan ketersediaan beras dan minyak aman berdasarkan laporan dari Bulog tadi,” ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri telah memantau untuk memastikan ketersediaan stok, kelancaran distribusi, dan stabilisasi harga barang kebutuhan pokok masyarakat menjelang Ramadan dan Lebaran 2017/1438 H di beberapa pasar di Tanjungpinang.

“Harga barang pokok dalam sebulan terakhir relatif stabil, bahkan cenderung turun. Kami akan terus memastikan harga barang pokok tetap stabil dan pasokan terjaga,” ujarnya.(hzh/humas)

Mungkin Anda juga menyukai