Proses Penangkapan Otak Pelaku Kaburnya Tahanan Karimun

BATAMCLICK.COM: Terserampak dengan petugas polisi yang dulu menangkapnya saat membawa narkoba, Zahar alias Ubin bin M Yunus kaget bukan kepalang, otak pelaku kaburnya empat tahanan dari Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun itu sempat terdiam terpaku. Matanya pun plirak-plirik kekiri dan kekanan. Setelah menoleh ke belakang, ia melesat seperti orang dikejar setan.

Melihat hal tersbut, Jajaran Sat Resnarkoba Polres Karimun tak mau tinggal diam. Pitol yang melekat dipinggang langsung diacungkan ke udara. “Berhenti! atau saya tembak,” teriak Kasatresnarkoba Polres Karimun, AKP Rayendra AP, dengan suara yang lantang.

 iklan

Zahar tak menggubris teriakan tersebut, ia berfikir Pak polisi hanya mengumbar geretakan sambal, langkahnya semakin laju, ibarat kata rang, kalau ada sungai di depan pun pasti dia lompati sungai itu.

“jedor…” suara tembakan ke udara menghentikan detak jantung Zahar. Wajahnya yang semual merah karena kekencangan lari, berubah menjadi pucat pasi. Kalau ada rem mobil yang paling pakem di dunia, mungkin masih kalah dengan rem kaki terdakwa kasus narkoba itu.

“nyiiiit…” bunyi rem kaki Zahar (alay je). Kedua tangannya pun dianggak tinggi ke udara. Tanpa diperintah, pria ini langsung telungkup di jalan sambil minta ampun.

“Ampun pak, ampun pak, jangan ditembak,” melasnya kepada sejumlah personil polisi.

Zahar yang merupakan otak kaburnya tahanan di Rutan Karimun itu ditangkap di belakang Kantor Badan Pendapatn Daerah (Bapenda) Karimun. Sebelumnya, Satresnarkoba POlres Karimun juga telah menangkap Surianto bin Amat Basuki, yang juga kabur, tak jauh dari lokasi ditangkapnya Zahar.

“Keduanya sudah berhasil kita tangkap, tinggal menunggu proses penyerahan ke Rutan, ungkap AKP Rayendra.

Kini kedua tahanan kabur itu harus menyelesaikan lagi “sekolahnya” di Rutan Kelas IIB Karimun. Semoga naik kelas ya mas bro….(gan)