Remaja Natuna Tolak Narkoba

BATAMCLICK.COM: “KATAKAN TIDAK PADA NARKOBA!” Slogan itu sedang didengungkan oleh komunitas anak muda yang tergabung dalam Jejaring Jurnalistik Indonesia (JJI) Natuna. Bukan tanpa alasan, hal ini dikarenakan untuk daerah perbatasan yang cukup jauh seperti Natuna, sudah cukup gampang mendapatkan narkoba berbagai jenis, seperti ganja, sabu-sabu dan lainnya.

“Bila kita lalai dari sekarang untuk mengawasi generasi penerus, akan jadi apakah kelak (nanti) negeri ini,” ungkap Mhn Rikyrinovsky dari JJI.

 iklan

Unuk itu, Riky mengatakan, pihaknya sangat terpanggil untuk berperan aktif melakukan Pencegahan, Pemberantasan, penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Wujud dalam memerangi narkoba ini dikemas JJI melalui talk show anti narkoba yang tengah dirancang mereka kegiatannya.

“Sejumlah nara sumber berkompeten akan mengisi kegiatan ini,” sambungnya.

Nara sumber tersebut antara lain, Kepala BNN Kepri,Brigjen Pol Richard Nainggolan, Danlanal Ranai, Kolonel Laut (P) Harry Setyawan, Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto, Kajari Natuna, Juli Isnur, Dandim 0318 Natuna, Letkol Inf Yusuf Rizal serta Kepala Dinas Kesehatan Natuna, Rizal Runaldi.

“Insa Allah Talk Show Anti Narkoba ini, akan berlangsung pada 25 April 2018 di Gedung Sri Srindit Ranai. Mohon dukunganya agar kegiatan kami ini berjalan lancar,”ujar Rikyrinovsky, Kamis, (19/04/2018).

Sementara itu, Sirojuddin yang juga panitia penyelenggara kegiatan menambahkan, talk show ini akan dititik beratkan kepada para pelajar dan orang tua.

“Kami ingin dari talk show ini terbentuk relawan anti narkoba yang isinya para pelajar dan remaja,” jelasnya.

Para relawan ini nantinya lanjut Siro, akan mendapatkan pelatihan dan bimbingan dari para narasumber, secara berkesinambungan, sehingga mereka nantinya yang akan melaksanakan sosialisasi-sosialisasi di lingkungan sekolah, bermain serta kepada teman-teman mereka.

Siro yakin, sosialisasi dengan pola pertemanan yang akan dilakukan oleh para pelajar, mahasiswa dan remaja lainnya, akan lebih mudah dicerna dan menggugah orang, untuk memerangi narkoba secara bersama-sama.(risky)